Lupakan Trauma, Ini Saatnya Anda Mulai Kencan Lagi - Male Indonesia
Lupakan Trauma, Ini Saatnya Anda Mulai Kencan Lagi
MALE ID | Relationships

Membuka hati kembali dengan trauma kisah asmara masa lalu yang begitu pahit memang agak sulit. Pengalaman masa lalu ini biasanya menjadi salah satu alasan kuat baik itu sematara waktu atau bahkan cukup lama untuk memilih sindiri alias single.

Membuka hati - Male Indonesiapexels.com

Ketika Anda mengabil keputusan itu dan tidak akan membuka hati kembali, rasanya akan percuma saja. Semakin lama Anda menutup hati, Anda akan kehilangan orang-orang yang justru sebenarnya akan menyembuhkan hati Anda. Bahkan, lebih parahnya Anda akan menilai semua wanita sama saja dengan mantan Anda yang pernah memberikan pengalaman pahit di masa lalu.

Hal ini pernah dialami Lukman, seorang pengajar di Kabupaten Bandung. Ia mengatakan sempat menutup hati dalam-dalam karena pengalaman pahit dengan beberapa wanita yang pernah mengisi hatinya. Ia kemudian memfokuskan diri terhadap karir. 

Saat di mana ia menutup hatinya itu, ia mengatakan sedikit kehilangan rasa kepekaan bahwa ada seseorang yang sedang mencoba memberikan "kode" rasa suka. "Sempet ada, tapi da kumaha (bagaimana, ya), karena waktu itu fokus karir, jadi biasa aja," ucap Lukman.

Pria yang kini telah memiliki hubungan jangka panjang dengan seorang wanita, pun mengaku memang sedikit sulit saat harus membuka hati, kata dia, karena ada rasa tidak percaya diri untuk memiliki hubungan baru dengan bayangan masa pahit. 

"Waktu itu kenapa ya? Saya lupa, mungkin karena umur yang harus membuka hati, mungkin, jadi mau nggak mau harus ngambil risiko. Untungnya sih langeng sampai jadi istri, dewasa ajalah intinyamah," tutur Lukman.

Dari pernyataan Lukman, mungkin Ada kejaiban yang tak disangka ketika Anda memang harus membuka hati lagi. Bahkan, jika Anda menyadarinya, saat memilih untuk membuka hati kembali dan menerima benih-benih asmara bisa menjadi hal yang sehat untuk dilakukan. Untuk itu, berikut beberapa alasan mengapa Anda harus tetap membuka hati Anda meski memiliki pengalaman pahit.

Tidak Ada yang Lebih Berharga daripada Jatuh Hati
Setiap pengalaman asmara akan menjadi logis dan beralasan ketika itu kemudian membuat Anda menutup hati Anda sendiri. Salah satu alasannya mungkin untuk melindungi diri rasa pahit yang pernah ada.

Tetapi, jika Anda tidak pernah membuka hati lagi, Anda tidak akan pernah menghadapi penolakan. Mencekal rasa dalam hati Anda tidak akan mencegah penderitaan. Sebaliknya, itu menyebabkan bagian vital dari hati Anda sendiri yang kemudian bisa mengalami "atrofi". Anda berisiko kehilangan kontak atau kepekaan diriyang justru itu penting dari diri Anda.

Menutup Hati, Bukan Berarti Selamat dari Keterpurukan
Saat memutuskan untuk tidak lagi membuka hati, mungkin Anda merasa lebih baik, lebih bijaksana, dan lebih tangguh. Logis saja seperti itu, karena Anda jgua merasa tidak harus mencebutkan diri kembali dalam bahaya patah hati. 

Namun tidak dipukiri bukan? ketika hubungan berakhir, bisa menjadi buta karena rasa sakit atau kehilangan. Sehingga Anda lupa bahwa saat berada dalam sebuah hubungan asmara mendapat manfaat dari itu. 

Saat sebelum merasakan kepahitan, tentu rasa bahagia adalah hal yang kerap terbayang. Anda lebih produktif, Anda lebih bahagia dan sehat, dan lain sebagainya. Ketika Anda menutup diri, tentu bukan ide yang baik. Dalam jangka waktu panjang, Anda akan merasakan kesepian yang lebih dalam.

Membuka Hati Lagi berarti Lebih Berani
Ketika masa-masa Anda mengawali asmara, tentu rasanya lebih menjadi orang paling beruntung di dunia. Bahkan Anda merasa menjadi orang dewasa di depan kekasih Anda. Mengubah diri Anda menjadi lebih tidak egois dan penuh kasih. 

Mengakhiri sebuah hubungan (jika tidak memutup hati) memang memiliki manfaat, yakni membuat lebih dewasa dan mampu menahan rasa sakit. Tetapi, perlu diingat bahwa manfaat terbesar dari keberanian untuk mencintai lagi adalah belajar bagaimana mencintai diri sendiri.   

ketika Anda berani untuk mencintai lagi adalah tanda bahwa patah hati tidak memiliki kata akhir. Bahkan, mempertaruhkan hati Anda lagi adalah tanda bahwa Anda lebih berani dan lebih kuat dari sebelumnya. ** (SS)

SHARE