Alasan Kenapa Jet Darat MotoGP Layak Disebut Mewah | Male Indonesia - Men in Life Men in Style
Alasan Kenapa Jet Darat MotoGP Layak Disebut Mewah
Gading Perkasa | Sport & Hobby

Sebagai salah satu ajang balapan nomor wahid di seantero jagat, MotoGP senantiasa mempertontonkan para pebalap beradu nyali dengan motor-motor eksotis berkecepatan tinggi. Namun sebenarnya apa yang membuat jet darat MotoGP layak disebut mewah?

Box Repsol/flickr

Selain kecepatan dan model yang diusung, proses di balik perakitan motor rupanya menjadi faktor utama. Sejumlah pabrikan terkenal saja bahkan enggan turut berpartisipasi di ajang MotoGP lantaran besarnya dana guna membangun sebuah motor.

Jika Anda merupakan penggemar MotoGP, pasti sudah tahu bahwa Kawasaki tidak ada dalam jajaran pabrikan yang mengikuti ajang tersebut. Padahal, mereka menguasai World Superbike selama beberapa tahun terakhir. Penasaran MALEnials? Inilah alasan tingginya biaya produksi jet darat di ajang MotoGP seperti dilansir USA Today.

Mesin Prototype

Motor yang Anda lihat di MotoGP menggunakan mesin prototype dengan teknologi paling mutakhir di dunia industri otomotif. Hal itu membuat MotoGP berbeda dibandingkan ajang balapan motor lainnya yang hanya memakai motor produksi massal dan sudah dimodifikasi demi kepentingan balap. Part mesinnya dikerjakan satu-persatu secara matang dan pastinya tidak memakan biaya sedikit.

Sparepart yang Langka
Sparepart di dalam mesin motor MotoGP tergolong langka dan hanya digunakan di kuda besi milik Rossi dkk. Produsen part motor menciptakan bagian tersebut secara khusus, dan tidak akan ditemukan pada motor sport high-end sekalipun. Karena semakin langka, jet darat ini butuh biaya besar.

Material Terbaik
Supaya motor MotoGP tetap kuat, eksotis dan mewah, material berbahan terbaik pastinya diperlukan. Sebut saja material titanium, magnesium dan serat karbon yang dipasang di fairing, sasis serta komponen lainnya. Sedangkan, fairing pada motor sport hanya menggunakan plastik ABS dan rangka berbahan baja umum.

Teknologi
Terdapat berbagai perangkat elektronik canggih tersemat di motor MotoGP guna kepentingan balapan. Saking canggihnya, sensor dan alat yang dipasang tidak ditemui di motor on the road.

Low durability part
Beberapa perangkat di motor MotoGP mempunyai usia pemakaian cukup pendek, contohnya ban. Jika ban pada motor umumnya tahan lama, di MotoGP ban dibuat khusus agar bisa lengket dan dapat dipakai balapan, dengan waktu hanya satu jam saja.**GP

SHARE