Sosok Samurai Wanita Terkuat dalam Sejarah Jepang | Male Indonesia - Men in Life Men in Style
Sosok Samurai Wanita Terkuat dalam Sejarah Jepang
Gading Perkasa | Story

Nama Tomoe Gozen rasanya kurang familiar di telinga kita. Padahal, ia adalah salah satu wanita paling kuat sepanjang sejarah. Benarkah?

wikipedia

Jika dalam film banyak dijumpai karakter wanita kuat seperti Wonder Woman, mungkin Anda hanya menganggapnya sebagai tokoh fiksi belaka yang dibuat sedemikian dramatis. Akan tetapi, sosok wanita dengan kekuatan dahsyat memang benar-benar pernah ada di muka bumi, yaitu Tomoe Gozen.

Disebutkan dalam sebuah legenda di Jepang, Tomoe adalah seorang samurai yang memiliki kekuatan untuk mengalahkan musuh-musuhnya. Ia hidup di akhir periode Heian sampai awal Kamakura (1157-1247).

Kisahnya melegenda di Negeri Sakura dan digambarkan sebagai wanita berambut panjang nan halus, berparas penuh pesona serta memiliki daya tarik kuat dan memikat. Saat bertempur, ia selalu mengenakan baju zirah berat dan beberapa senjata memadai.

Pejabat Jepang kala itu, Yoshinaka memercayai kekuatannya. Alhasil Tomoe dipekerjakan olehnya. Kemampuannya berperang patut diacungi jempol, karena ahli pedang dan ahli memanah di atas kuda.

Dalam pertempuran, Tomoe Gozen disetarakan dengan 100 prajurit bersenjata. Salah satu kisahnya yang heroik adalah waktu pasukan Yoshinaka bertarung melawan pasukan Yoritomo di Perang Awazu. Itu terjadi pada tanggal 21 Februari 1184, dimana Tomoe sempat memotong satu kepala musuh.

Meski pasukan Yoshinaka bertarung gagah berani, karena kalah jumlah pasukan, mereka dipaksa menyerah. Namun Yoshinaka tak ingin Tomoe tertangkap musuh. Akhirnya ia mengorbankan nyawanya dan meminta Tomoe melarikan diri. Ia beralasan, mati bersama wanita akan membuatnya dihantui rasa malu dan bersalah.

Sampai sekarang, kisah Tomoe menjadi cukup tersohor di Jepang dan melegenda. Hanya saja keberadaan dirinya masih tidak diketahui. Sebab, makamnya sendiri sulit ditemukan sejak kekalahan perang.

Beberapa sumber menyebutkan, Tomoe menjalani kehidupan barunya sebagai selir dan permaisuri raja Wada Yoshimori. Ia juga disinyalir telah mengganti namanya. Di kuburannya, yang tertulis di batu nisan bukanlah nama Tomoe Gozen, melainkan Yamabuki Gozen.

Sejatinya, kenyataan mengenai Tomoe Gozen sesudah Perang Awazu adalah sebuah misteri yang hingga kini belum sepenuhnya terpecahkan. Kendati demikian, ia tetaplah seorang samurai wanita paling tangguh di Negeri Sakura. Keberaniannya maju ke garis depan pertempuran seolah membuktikan, bahwa wanita juga sanggup menggunakan pedang katana dengan baik, bukan cuma kaum adam.**GP

SHARE