Maitake Lebih dari Sekadar Jamur Antikanker - Male Indonesia
Maitake Lebih dari Sekadar Jamur Antikanker
MALE ID | Whats Up

Trubus bekerja sama dengan Gramedia dan didukung oleh Multicare meluncurkan buku "Maitake Lebih dari Sekadar Jamur Antikanker" untuk memberikan harapan baru dalam menghadapi kanker.

Peluncuran buku yang diadakan di Gramedia Matraman, Jakarta, Sabtu (24/3) ini juga diadakan seminar “Cerdas Menghadapi Kanker” bersama Dr. Hendrawan Nadesul. Dalam seminar ini diberikan kiat cerdas agar kita bisa mencegah dan menghadapi serangan kanker.

Kanker yang memang telah menjadi ancaman serius, juga memberikan pengaruh yang sangat kompleks pada diri pasien. Pasalnya, menurut Dr. Hendrawan Nadesul, terapi yang umum dilakukan sering kali membutuhkan dana yang besar, waktu yang tidak sebentar, dan disertai efek samping yang menyakitkan. 

"(Bahkan) terapi kanker yang umum diberikan juga biasanya tidak hanya bekerja membunuh sel-sel kanker tetapi juga membunuh sel-sel sehat," kata Dr. Hendrawan.

Akibatnya, tamabah dia, pasien akan merasakan efek samping seperti, kekebalan tubuh menurun, kelelahan, rambut rontok atau botak, mual dan muntah, nyeri atau sakit di bagian tertentu, luka di mulut atau tenggorokan, perubahan di kulit dan kuku (misal, menjadi gelap, kering, mengelupas).

Selain itu, frekuensi tindakan terapi yang berulangkali semakin menambah penderitaan pasien.  "Kondisi fisik yang memburuk ini akan menyebabkan kualitas hidup pasien menurun dan yang ditakutkan akan melemahkan semangat juang pasien untuk sembuh," ucap Dr. Hendrawan.

Di tempat yang sama, dr. Rony Wijaya, Medical Marketing PT Indocare Citrapasific mengatakan, untuk mengurangi efek samping selama terapi kanker, bisa digunakan terapi pendamping atau komplementer. Salah satunya dengan mengonsumsi suplemen jamur maitake.

Manfatt dari jamur yang berasal dari Jepang ini dipercaya memiliki tiga menfaat sekaligus, yakni menahan pembentukan sel kanker, mengurangi efek samping terapi kanker, dan meningkatkan efektivitas pemulihan kanker dengan menggabungkan pengobatan kemoterapi.

Selain untuk kanker, ternyata maitake juga bermanfaat untuk mengatasi diabetes, hipertensi, kolesterol, dan obesitas. Imam Wiguna, penulis buku "Maitake Lebih dari Sekadar Jamur Antikanker" mengatakan bahwa dirinya pernah mengunjungi langsung produsen maitake di Jepang, Yukiguni.

"Maitake produksi Yukiguni memiliki kualitas yang sangat baik. Karena semua tahapan budidaya dan ekstraksi serba terkontrol dan terstandardisasi sehingga manfaat kesehatannya optimal," tuturnya.

Perlu diketahui, khasiat maitake diteliti oleh guru besar Emeritus Universitas Kobe Jepang, Prof. Dr. Hiroaki Nanba Ph.D sejak tahun 1983. Ia menemukan bahwa khasiat maitake berasal dari adanya kandungan senyawa polisakarida beta glukan yang lebih unggul dibanding jamur lain yang juga dikenal bermanfaat untuk kesehatan. Senyawa tersebut adalah Maitake D-Fraction.

Di Jepang, maitake dipercaya bermanfaat untuk kesehatan sejak zaman Edo atau sekitar tahun 1800-an. Jamur ini sangat langka karena habitatnya sangat spesifik dan tidak akan tumbuh kembali di tempat yang sama. Pada zaman Jepang kuno, kalangan istana bersedia menukar jamur maitake dengan perak dengan berat yang sama. 

Tak heran orang yang menemukan jamur maitake akan menari kegirangan. Dari situlah asal julukan maitake sebagai The Dancing Mushroom. Untuk mengetahui lebih lengkap informasi tentang maitake, buku "Maitake Lebih dari Sekadar Jamur Antikanker" menjelaskan secara rinci soal manfaat dari jamur tersebut. **

SHARE