Berani Bersaing, Sportscar Listrik asal Cina - Male Indonesia
Berani Bersaing, Sportscar Listrik asal Cina
MALE ID | Sport & Hobby

Dalam beberapa tahun terakhir, masing-masing pabrikan otomotif saling berlomba menciptakan sportscar listrik terbaik. Sebut saja Tesla seri Roadster, NextEV seri NIO dan masih banyak lagi. Alasan mereka mengembangkan kendaraan listrik, apalagi kalau bukan ramah lingkungan dan kepraktisan.


lvchiauto.com

Dari seluruh negara di dunia, Cina menjadi negara paling serius dalam hal ini. Boleh dibilang, Negeri Tirai Bambu merupakan rumah dari berbagai pabrikan otomotif yang berfokus terhadap pengembangan sportscar listrik.

Pada Geneva Motor Show 2018, pabrikan bernama LVCHI mulai unjuk gigi. Mereka memamerkan sebuah konsep sportscar listrik dengan performa yang tidak tanggung-tanggung. Mobil konsep itu diberi nama Venere. Venere sendiri bukan murni rancangan LVCHI, melainkan hasil kolaborasi bersama perusahaan yang cukup mempunyai nama di bidang desain mobil, I.DE.A Institute.


lvchiauto.com

Menurut Xiangyin Wang selaku Presiden LVCHI Auto, pihaknya menghadirkan Venere sebagai mahakarya desain mobil mewah elektrik masa depan. “Kami memiliki rencana sangat detail untuk menjadi salah satu produsen mobil listrik paling dikenal. Dan Venere adalah karya kami yang bisa ditampilkan kepada dunia,” tutur Xiangyin.

“Para teknisi LVCHI Auto bersama I.DE.A Institute telah mampu membangun sebuah prototype mobil listrik yang siap diproduksi pada tahun 2019,” tuturnya lagi.


lvchiauto.com

Seperti dilansir dari MotorAuthority, Venere mengusung empat motor listrik - dua bagian depan dan dua bagian belakang - yang dikemas bersama baterai lithium-ion berkapasitas 100 kWH. Konfigurasi tersebut membuat Venere sanggup menghasilkan torsi 1.540 Nm dan memuntahkan tenaga sekitar 1.000 HP.

Di atas kertas, Venere dapat berakselerasi dari kecepatan 0-100 km/jam hanya dalam waktu 2,5 detik. Sementara kecepatan maksimumnya berada di angka 285 km/jam. Memang dari segi top speed terkesan tak ada yang istimewa, tapi pihak LVCHI membekalinya durabilitas tinggi, yakni jarak tempuh mencapai 643 km. Bukan itu saja, untuk pengisian baterai dari kondisi habis total hingga angka 80% hanya memerlukan waktu sekitar 50 menit.

LVCHI berniat memproduksi Venere secara massal mulai tahun 2019 nanti. Menariknya, proses pembuatan sportscar listrik Cina ini tidak dilakukan di kampung halamannya, melainkan di Turin, Italia.

Sekadar informasi, selain model sportscar, LVCHI juga menjadwalkan produksi mobil listrik dalam wujud city car, SUV (Sport Utility Vehicle) hingga MPV (Multi Purpose Vehicle) di tahun 2020 dan 2021 mendatang. Salah satu modelnya, Urano, telah dipresentasikan di Shanghai, Cina pada 8 Januari 2018 lalu.**GP

SHARE