Konsumsi Red Wine Bantu Cegah Kanker - Male Indonesia
Konsumsi Red Wine Bantu Cegah Kanker
MALE ID | Sex & Health

Walau memiliki kandungan alkohol, manfaat red wine punya peran dalam menjaga kesehata. Bagaimana bisa Menurut banyak penelitian, manfaat red wine baik untuk kesehatan pria. Tetapi, alkoholnya memang memiliki sedikit hubungannya dengann kesehatan. Red wine mengandung antioksidan kuat, zat yang dapat melindungi sel-sel Anda terhadap kerusakan yang disebabkan oleh molekul tidak stabil yang disebut radikal bebas.

StockSnap.io StockSnap.io

Manfaat kesehatan dari red wine bisa digunakan baik pria dan wanita. Namun, pria bisa meminumnya lebih banyak, satu atau dua gelas yang berisi 4 ons red wine perhari.

red wine, seperti dikutip dari laman everydayhealth dimoderasi, telah ditemukan mengandung zat kuat yang menguntungkan jantung, sistem saraf, dan bahkan gigi. Bahkan disebut-sebut bisa melindungi Anda dari kanker.

Kaya akan Antioksidan
Seperti dikatakan sebelumnya, antioksidan menjaga dari radikal bebas yang menyerang sel-sel tubuh dan memberikan kontribusi untuk proses destruktif dalam tubuh. Salah satu contoh yang bisa Anda ketahui adanya radikal bebas adalah ketika Anda mengiris sebuah apel.

Saat Anda mengiris apel tentu daging apel akan meluhat mencoklat atau seperti berkarat. Itu adalah kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas, suatu proses yang disebut oksidasi. Tetapi jika potongan apel itu pada sebuah jus lemon yang mengandung antioksidan vitamin C, daging apel akan tetap putih.

Flavonoid dan resveratrol adalah jenis utama dari antioksidan yang ditemukan dalam red wine. Untuk diketahui, flavonoid merupakan senyawa antioksidan yang ditemukan dalam tanaman. Dalam red wine, jenis utama dari flavonoid adalah antosianin, zat yang ditemukan dalam kulit anggur yang menghasilkan warna ungu-merah tua dari anggur.

Sedangkan resveratrol adalah senyawa yang diproduksi oleh tanaman untuk membantu menangkal infeksi jamur dan penyakit lainnya. Ini milik kelas antioksidan yang dikenal sebagai polifenol.

Kemudian Anda bisa memilih dan membuat perbedaan pada red wine. Cabernet Sauvignon mengandung paling antioksidan, diikuti oleh Petite Sirah dan Pinot Noir. Merlots dan Zinfandels merah memiliki beberapa antioksidan, tapi lebih sedikit daripada anggur lain.

Manfaat Red Wine untuk Kesehatan
Merujuk pada judul artikel ini, tentu bertanya-tanya, manfaat red wine untuk kesehatan jenis apa. Berikut manfaatnya:

Pencegah Penyakit Jantung: Flavonoid dalam red wine diyakini mengurangi jumlah kolesterol "buruk" dalam aliran darah Anda dan meningkatkan kolesterol "baik". Flavonoid dan resveratrol juga dapat mencegah platelet saling menempel, yang dapat mencegah serangan jantung atau stroke.

Melindungi dari Kanker: Resveratrol telah terbukti mengurangi insiden tumor dan menghambat pertumbuhan kanker sel di laboratorium. Studi telah membuktikan bahwa segelas red wine sehari dapat mengurangi risiko pria dari kanker prostat. Tetapi jika dikonsumi berlebihan, tentu memiliki efek yang buruk, bisa jadi akan meningkatkan risiko untuk kanker tertentu, jadi jangan sampai hal ini digunakan sebagai alasan untuk menurunkan penyakit dengan mengonsumsi red wine favorit Anda.

Melindungi dari Gangguan Neurologis: Studi menemukan bahwa resveratrol sebenarnya dapat membantu dalam pembentukan sel-sel saraf baru, yang bisa membantu mencegah gangguan neurologis seperti Alzheimer dan penyakit Parkinson.

Manfaat Kesehatan Lain: Dokter terus menemukan cara-cara baru di mana efek antioksidan red wine bermanfaat bagi tubuh. Sebagai contoh, para peneliti telah menemukan bahwa red wine dapat mencegah peradangan dan kerusakan jaringan yang disebabkan oleh periodontal, atau permen karet. Dokter juga mengatakan, dengan minum red wine benar-benar dapat membantu kesehatan gigi.

Meski memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Tetapi tidak baik juga untuk menjadi alasan agar terus mengonsumsi red wine secara berlebihan. **

SHARE