Merasa Nyeri pada Leher? Ketahui Penyebabnya! - Male Indonesia
Merasa Nyeri pada Leher? Ketahui Penyebabnya!
MALE ID | Sex & Health

Sakit pada leher sering menimpa hidup seseorang, khususnya bagi kaum pria. Penyebabnya pun bermacam-macam. Dan uniknya, sebagian besar dari kita biasa menganggap sakit pada leher karena posisi tidur yang salah. Benarkah anggapan tersebut?
sakit pada leher Photo by Elijah Henderson on Unsplash
Ternyata, banyak kebiasaan buruk yang berpotensi memicu rasa kaku dan nyeri di sekitar leher, dimana Anda mungkin tidak menyadarinya. Memang benar bahwa posisi tidur salah memicu sakit pada leher. Namun, jangan serta-merta menyalahkan posisi tidur saja, bila Anda belum menaruh perhatian khusus terhadap kebiasaan buruk Anda sendiri.
Bila ingin mengetahui kegiatan apa saja yang bisa menyebabkan sakit pada leher, Anda bisa membaca poin-poin di bawah ini beserta solusi untuk mengurangi penyakit tersebut. Antara lain:
Stres
Ketika seseorang mengalami stres di hidupnya, maka leher akan terasa sakit. Rasa stres memicu reaksi penegangan otot pada sekujur tubuh. Jangan terlalu banyak memusingkan suatu hal yang merugikan diri Anda. Melakukan latihan meditasi atau latihan pernapasan dapat meredakan ketegangan dan menyembuhkan leher.
Sering Menunduk
Menekuk leher dalam waktu lama menyebabkan leher sakit. Pasalnya, tulang leher bagian bawah bekerja lebih keras. Biasanya seseorang menunduk ke bawah ketika mengirim pesan singkat atau memainkan smartphone mereka. Otot punggung bagian atas juga tertekan. Mulai kurangi kebiasaan buruk ini, seperti memposisikan mata sejajar dengan layar smartphone atau layar komputer saat bekerja.
Merokok
Sudah tidak terhitung berapa banyak dampak buruk yang dihasilkan dari kebiasaan merokok. Konsumsi tembakau terus-menerus mempercepat penyakit degeneratif dimana suplai darah ke tulang berkurang secara signifikan. Cobalah Anda concern pada kesehatan dan berhenti merokok.
Baca juga: Bersihkan Paru-Paru Akibat Merokok dengan Cara ini
Membawa Beban Berlebih di Dalam Tas
Poin penting bagi kaum adam. Mayoritas dari mereka terlambat menyadari bahwa isi tas terlalu berat berpengaruh besar pada otot bahu dan leher. Memasukkan laptop, kamera serta bawaan lain bersamaan dalam satu tas tentu membebani lengan serta menyiksa leher Anda. Kurangi barang bawaan yang tidak terlalu diperlukan.
Mengangkat Beban Berat di Tempat Fitness
Hilangkan stigma 'berat yang diangkat menentukan kekuatan seseorang'. Termasuk ketika sedang di tempat fitness. Risiko mengangkat beban terlalu berat membahayakan jaringan di sekitar ligamen leher. Angkatlah beban yang sesuai dengan kapasitas ideal Anda.**GP

SHARE