Benarkah Minum Susu Almond Menyehatkan Tubuh? - Male Indonesia
Benarkah Minum Susu Almond Menyehatkan Tubuh?
MALE ID | Sex & Health

Beberapa waktu belakangan, kebiasaan minum susu almond menjadi fenomena tersendiri di kalangan masyarakat di kota-kota besar. Bahkan menjadi populer bagi vegetarian yang mencari alternatif pengganti susu sapi dan mereka yang menghindari konsumsi gula.

minum susu almond - male Indonesiapixabay.com

Pada dasarnya, susu almond terbuat dari kacang almond dan air. Harganya juga lebih tinggi dibandingkan susu sapi. Anda dapat minum susu almond secara langsung, sebagai tambahan teh, kopi, es krim serta menggantikan susu dalam berbagai masakan.

Namun sebelum Anda memutuskan mengonsumsi susu almond, ketahuilah bahwa ada pro dan kontra mengenai kandungan nutrisi di susu tersebut. Sebagian orang mengatakan susu almond kaya akan manfaat, sementara tak sedikit pula ahli gizi yang menentang.

Susu almond mengandung kalsium, serat, zat besi, fosfor, triptofan, vitamin D, kalium, magnesium, vitamin E dan selenium. Selain itu juga tergolong rendah lemak jenuh dan mengandung 39 kalori (untuk satu cangkir susu), setengah dari jumlah kalori pada susu biasa.

Hanya saja, tak semua produk susu almond sama. Merek susu tertentu bisa saja mempunyai kandungan kalori lebih banyak. Flavonoid di dalam susu almond dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat dan melindungi jantung.

The UK Institute of Food Research menemukan fakta, almond mengandung sifat prebiotik potensial. Dimana mampu mengatur kesehatan pencernaan dengan meningkatkan bakteri menguntungkan tertentu di perut. Susu almond bisa memenuhi asupan kalsium dan menjaga kesehatan tulang dari risiko osteoporosis.

Studi juga menunjukkan, konsumsi produk almond secara teratur akan menurunkan risiko penyakit jantung. Ini sebagian karena almond mengandung vitamin E tinggi dan lemak sehat.

Walau dinilai kaya nutrisi, banyak pendapat minum susu almond tidak begitu bermanfaat bagi tubuh. Sebagian susu hanya mempunyau kandungan satu gram protein per porsi, berbeda dibandingkan susu sapi yang dapat mencapai delapan gram per sajian.

Menurut American Heart Association, tambahan gula menyumbang kalori dan nol nutrisi pada makanan. Sehingga, jika susu almond dikemas dengan tambahan gula, itu bukan pilihan yang tepat.

American Academy of Pediatrics (AAP) juga mengingatkan, bahwa orang akan menyerap nutrisi pada produk susu sapi jauh lebih baik ketimbang susu berbasis tanaman. Sederhananya, makanan olahan hewani menawarkan nutrisi lebih daripada makanan nabati.

AAP merekomendasikan, agar orang yang punya masalah alergi susu harus mencoba  yogurt dan keju guna mendapatkan kalsium dan tidak menyebabkan reaksi alergi. Namun jika Anda tetap ingin minum susu almond, lihat kandungan bahan di kemasannya. Tujuannya agar Anda mengetahui berapa banyak kacang almond yang digunakan termasuk tambahan airnya.**GP

SHARE