Mengintip 6 CEO Atur Rutinitas Pagi untuk Sukses | Male Indonesia - Men in Life Men in Style
Mengintip 6 CEO Atur Rutinitas Pagi untuk Sukses
Sopan Sopian | Works

Rutinitas pagi tidak hanya berpengaruh pada tubuh, yang dalam hal ini adalah kesehatan. Tetapi juga bisa menentukan kesuksesan Anda dalam berkarir. Pagi bisa dikatakan sebagai awal hari sekaligus penentuan apa yang akan Anda lakukan dan pikirkan.

Rutinitas pagi - Male Indonesiapikwizard.com

Maka penting rutinitas itu berkualitas untuk diri Anda sendiri. Para pendiri dan CEO perusahaan di New York City hampir melakukan aktivitas lebih pagi daripada orang lainnya. Seperti mengutip laman businessinsider, berikut beberapa pendiro dan CEO dalam mengatur rutinitas pagi harinya sebelum pergi ke kantor yang bisa Anda tiru.

Ilir Sela, Pendiri dan CEO Slice
Slice adalah aplikasi seluler untuk memesan pizza. Ilir Sela adalah CEO yang berbagi rutinitas pagi harinya. Ia mengaku memiliki kebiasaan bagun pukul 05:30, paling lambat pukul 06:00.

Dalam lima atau 10 menit pertama setelah bangun, Sela akan langsung ke memerika telepon untuk melihat bisnis yang dijalainuya. Slice adalah operasi 24/7 dan mencakup semua zona waktu yang berbeda. Ada orang yang memesan pizza setiap saat sepanjang malam. "Saya selalu bersemangat untuk bangun dan memeriksa bagaimana segala sesuatunya berjalan saat saya sedang tidur," tutur Sela.

Selain itu, Sela mengaku tinggal di Staten Island, dan kantornya berada di Manhattan. Setiap harinya ia melakukan perjalanan secara teratur dengan saudara kembarnya. Sebelum pukul 06.40, dirinya akan meminta saudara laki-laki untuk menunggu di luar dan kemudian berangkat bersama.

Disaat perjalanan, Sela mengaku membutuhkan waktu 35 sampai 45 menit. Saat itulah biasanya ia memeriksa semua email yang masuk, kemudian membaca beberapa berita, dan pada saat bersamaan mengobrol dengan saudara kembarnya. Sepertinya dirinya, saudaranya tersebut juga adalah pemilik bisnis, jadi saudaranya pun membantu dengan beberapa tantangan yang akan hadapi dan sebaliknya. 

Elliot Weissbluth, Pendiri dan CEO HighTower
HighTower adalah perusahaan jasa keuangan yang bekerja dengan orang-orang bernilai tinggi dan klien institusional. Weissbluth bangun lebih pagi dibandingkan Sela, yakni pukul 04:00 atau 04:30. 

Setelah bangun, ia mengaku membuat kopi dan memikirkan rencana untuk setiap harinya. Misalnya, memikirkan apa yang harus diproritaskan untuk setiap harinya. Hal yang membantunya menikmati rutinitas paginya itu, ia mengaku adalah plugin Crome, Momentum. Plugin ini meminta pengguna untuk menetapkan niat untuk setiap harinya.

Setiap setengah dari kopi yang disesapnya, Weissbluth mengaku menuliskan apa yang akan dikerjaan dan apa yang menjadi fokusnya, sehingga hal itu lah yang menyandarkan dirinya dalam menentukan hari-hari yang akan dijalani. 

Alexi Nazem, Salah Satu Pendiri dan CEO Nomad Health
Nomad Health adalah situs yang membantu menghubungkan dokter dalam sistem kesehatan. Rutinitas pagi yang biasa dikerjaan oleh pendirinya, Nasem, yakni bangun lebih siang dari dua CEO di atas, yakni pukul 07:00.

Setelah bangun, Nazem mengaku langsung melahap berita online, setiap paginya, tujuh sampai delapan berita bisa ia baca sebelum berangkat ke kantornya. Kemudian, baru memeriksa email masuk untuk memantau apa yang terjadi ketika ia tidur semalam. Setelah itu, baru pergi ke kamar mandi untuk mandi, sarapan, dan pergi ke kantor. 

Dan Reich, Pendiri dan CEO Troops
Troops menciptakan Slackbots untuk tim penjualan. Dan Reich setiap paginya bangun antara pukul 06: 00 dan 07:30 pagi. Tegantung kegiatan malam yang ia kerjakan. Usai bangun tidur, ia langsung pergi ke pusat kebugaran. Kemudian Reich menuliskan tiga hal yang disyukurinya.

Ketika dalam perjalanan ke kantor, Reich mengaku suka membaca dua lembar konten dalam surat kabar. Pertama adalah berita yang dibagikan oleh kerabat tentang bisnis, investasi. Kemudian, konten kedua adalah membaca konten yang terkait dengan bisnisnya.

Membaca berita tersebut, Reich biasanya dilakukan ketika berada di dalam kerte bawah tanah sebagai transportasi ia berangkat kerja. Menurutnya menggunakan moda transportasi tersebut selain cepat, juga bisa memberikan waktu untuk diri sendiri untuk melakukan apa yang diinginkan, selain membaca adalah mendengarkan musik. Dan tiba dikantor, ia mengusakan tiba pukul 8:30. ** (SS)

SHARE