Mengenal Multiple Sclerosis, Penyakit Susah Sembuh | Male Indonesia - Men in Life Men in Style
Mengenal Multiple Sclerosis, Penyakit Susah Sembuh
Sopan Sopian | Sex & Health

Multiple Sclerosis menjadi salah satu dari sekian penyakit yang susah sembuh. Penyakit ini merupakan penyakit progresif yang muncul akibat sistem kekebalan tubuh yang secara keliru menyerang selaput pelindung saraf (mielin) dalam otak dan saraf tulang belakang. 

Multiple Sclerosis - Male Indonesiapikwizard.com

Setelah sarat terserang, saraf-saraf yang rusak kemudian akan mengeras dan membentuk jaringan parut atau sklerosis. Sehingga penyakit in di sebut multiple sclerosis atau sklerosis ganda. Kerusakan mielin ini akan menghalangi sinyal-sinyal persarafan yang dikirim melalui otak. Akibatnya komunikasi antara otak dengan bagian-bagian tubuh yang lain akan terganggu.

Mengapa penyakit multiple sclerosis susah sembuh? Karena penyakit ini termasuk penyakit langka. Bahkan, meski bisa dikatakan pulih, bisa saja kambuh. Menurut data Indonesia Foundation of Multiple Sclerosis, hanya terdapat 80 penyandang multiple sclerosis di Indonesia. Penyakit ini lebih banyak menyerang ras Kaukasian, dengan prevalensi di Amerika Serikat sebanyak 400 ribu orang dan 2,5 juta di dunia. 

Bahkan diketahui dari berbagai sumber, hingga kini belum diketahui secara pasti penyebab panyit ini. Lebih mirisnya, kebanyakan yang terserang multiple sclerosis berada pada usia produktif, antara 20-40 tahun. Lalu, sekitar 15 persen penyandang diketahui juga memiliki kerabat yang menderita multiple sclerosis

Selain faktor genetik, kekurangan vitamin D juga menjadi salah satu faktornya. Karena vitamin D berperan dalam mengatur respons imun, dengan menurunkan produksi sitokin proinflamasi dan meningkatkan produksi sitokin anti-inflamasi.

Faktor gaya hidup seperti merokok dan obesitas juga menyumbang risiko paparan multiple sclerosis. Zat dalam rokok mempengaruhi sistem kekebalan tubuh. Bahkan, perokok pasif dapat terkena risiko multiple sclerosis yang lebih tinggi dibanding perokok aktif. 

Menurut aladokter, multiple sclerosis dapat dikelompokkan menjadi tiga kategori, yaitu multiple sclerosis kambuhan, multiple sclerosis progresif sekunder, dan multiple sclerosis progresif primer. 

Selain tiga kategori utama di atas, ada pula sebagian kecil pengidap multiple sclerosis yang pulih sepenuhnya setelah mengalami masa kambuh jangka pendek. Ini dikenal sebagai multiple sclerosis jinak. Dokter bisa memastikan Anda mengidap multiple sclerosis jinak jika Anda sama sekali tidak mengalami gejala selama 20 tahun atau lebih.

Banyak gejala yang bisa menyebabkan penyakit ini. Tiap penderita memilik gejala yang berbeda. Tergantung lokasi dan serat-serat sarat yang diserang. Beberapa di antaranya, seperti rasa lemas di sisi tubuh atau kaki, gangguan penglihatan, sensasi geli atau nyeri dibagian tubuh, kelalahan parah, pusing, hingga otot yang kejak atau kaku.

Gejala-gejala serperti itu tidak bisa diprediksi, tidak semua penderita juga akan mengalaminya secara keseluruhan. Durasi dan tingkat keparahannya pun beragam. Ada sebagai penderita yang mengalaminya untuk jangka panjang dan ada yang merasakan gejalanya secara berkala. ** (SS)

SHARE