Film Red Sparrow: Sensualitas yang Mematikan | Male Indonesia - Men in Life Men in Style
Film Red Sparrow: Sensualitas yang Mematikan
Sopan Sopian | Review

Film Red Sparrow merupakan film seorang mata-mata yang cantik dan seksi. Meski film ini menceritakan seorang mata-mata atau agen intelejen, film besutan sutradara Francis Lawrence yang pernah menggarap trilogi "Hunger Games" ini berbeda dari film sejenis yang penuh dengan aksi heroik penuh bom dan saling perang senjata. 

Film Red Sparrow justru berjalan hati-hati dan penuh daya muslihat yang dilakukan oleh Dominika Egorova (Jennifer Lawrence) sebagai tokoh utama. Sehingga film ini memberikan kejutan luar biasa yang membuat penonton tercengang. 

Ringkasan
Dikisahkan, Dominika Egorova (Jennifer Lawrence)  merupakan seorang ballerina profesional Rusia yang sangat mencintai ibunya (Joely Richardson) yang sedang sakit dan bertekad melindungi sang ibu dengan segala cara. Namun satu insiden yang mematahkan tulang kaki Donimika (yang kemudian diketahui bukan insiden biasa) membuat Dominika tak bisa lagi menari. Karirnya pun hancur.

Secara misterius, tidak hanya karir, kehidupan Dominika pun ikut hancur, tempat tinggal yang selama ini ia tinggali pun harus ditinggalkan, tunjangan kesehatan untuk dia dan ibunya pun dicabut. Ketika keadaan mepet ini, pamannya Ivan Dimitrevich Egorov (Matthias Schoenaerts), seorang wakil di badan intelijen Rusia SVR menawarkan jalan keluar yang akan mengubah kehidupannya yang tajuh. 

Ivan Dimitrevich Egorov menawari Dominika untuk menjadi seorang intelejen dan menjalani misi khusus untuk membela negara. Dominika pun tak mimiliki pilihan walau sang ibu memperingatkannya, sebab ia mengenal benar adik mendiang suaminya itu. Tetapi, Dominika tidak bergeming. 

Sebelum menjalani misi, Dominika pun harus masuk pendidikan intelejen di sekolah Sparrow. Sekolah Sparrow merupakan pendidikan dinas intelejen rahasia yang melatih para anak muda dengan paras cantik dan tampan dengan menggunakan sensualitas mereka sebagai senjata untuk mendapatkan informasi. 

Setelah sukses menjadi Sparrow, Dominika pun mendapatkan misi untuk mendekati agen CIA, Nate Nash (Joel Edgerton) yang memang telah bersinggungan dengan Rusia dari awal cerita. Sebagai seorang mata-mata, Dominika pun mengatur strategi untuk bisa mendekati Nash. Ia pun memanipulasi dirinya.

Sayangnya, penyamaran Dominika sedikit terbongkar oleh Nash. Sebagai Sparrow yang terkenal akan sensualitasnya, Dominika pun memantikan "senjata" sensualnya. Akhirnya berhasil, Nash percaya kepada Dominika. Tetapi, justru di sinilah semuanya dimulai. Siapa yang penuh intrik, siapa yang jujur, siapa yang berkhianat. Sehingga sepanjang jalan cerita, akan ditemui adegan vulgar dan brutal.

Highlight
Film Red Sparrow merupakan film yang diangkat diangkat dari novel berjudul sama, yakni "Red Sparrow", karya Jason Matthews, seorang mantan agen CIA. Maka tidak salah jika film ini memperlihatkan bagaimana seorang intelejen dilatih, menjalakan intrik, dan penyiksaan bagi sang pengkhianat.

Kebrutalan dalam film ini berhasil divisualkan oleh sutradara Francis Lawrance sendiri. ia membubuhi adegan-adegan brutal ini penuh darah. Di mana tak segan-segan seorang algojo bagi pengkhianat akan menyiksanya dan membunuhnya dengan brutal. 

Kebrutalan penyiksaan lain juga dilihatkan dengan apik. Di mana ada penyayatan kulit, pemukulan, sengatan listrik, dan lain sebagainya sehingga penonton akan dibawa meringis melihatnya. Bahkan, kebrutalan dalam film ini juga tidak segan-segan menghadirkan insiden pembunuhan yang berujung ke pembunuhan berikutnya. 

Red Sparrow juga tidak hanya sarat intrik dan kekejaman. Seperti disinggung di atas, film ini diperankan oleh seorang agen dengan sensualitas sebagai senjatanya.  Sehingga sisi vulgar dipertontonkan tidak ragu-ragu. Aktivitas bercinta pun begitu terang. Sehingga keseksian tubuh Jennifer Lawrance akan terlihat jelas. 

Selain itu, sebagai tokoh utama, Jennifer Lawrance berhasil membawakan sosok yang pandai menari balet, pendiam, menggoda hingga benar-benar melepaskan semua busana yang dikenakannya, sampai-sampai ia pun tega membunuh. Maka dari itu, bagi Anda pecinta film spionase khususnya, film Red Sparrow menjadi tontonan yang tidak boleh dilewatkan. ** (SS)

SHARE