Tingkat Kecemasan Bisa Meningkatkan Daya Ingat | Male Indonesia - Men in Life Men in Style
Tingkat Kecemasan Bisa Meningkatkan Daya Ingat
Sopan Sopian | Sex & Health

Setiap orang memiliki tingkat kecemasan yang berbeda-beda. Namun, dari tingkat kecemasan tersebut, konon bisa meningkatkan memori Anda. Namun perlu diketahui, bahwa bagi orang dengan gangguan kecemasan, tugas sehari-hari mungkin akan berjalan tidak sesuai rencana.

Tingkat Kecemasan - Male Indonesiapikwizard.com

Dalam kondisi terburuk, kegelisahan atau tingkat kecemasan bisa menyebabkan masalah tidur, jantung berdebar, atau ketidakmampuan untuk meninggalkan rumah. Tapi dalam jumlah yang lebih kecil, jenis kecemasan sehari-hari yang semua rasakan dari waktu ke waktu dapat digunakan dengan cara yang positif.

Menurut penelitian, sejumlah kecil kecemasan bisa membantu mengingat hal-hal yang lebih baik. Dalam studi yang dipublikasikan di jurnal Brain Sciences, para periset dari University of Waterloo merekrut 80 orang untuk diteliti dan dinilai menggunakan Depression Anxiety Stress Scales. Mereka secara acak ditugaskan ke dalam dua kelompok, kelompok pengkodean dalam dan kelompok pengkodean dangkal.

Dalam penelitian ingatan, pengolahan dangkal mengacu pada suara dan struktur bahasa, sedangkan proses dalam adalah ketika mendengar sepatah kata dan menentukan maknanya. Proses dalam ini, yang disebut pemrosesan semantik, adalah bagaimana otak menghubungkan kata-kata yang baru didengar dengan kata lain dengan makna serupa, yang membuat orang mengingatnya dengan lebih baik.

Para peserta diperlihatkan 72 kata yang dilapisi pada gambar yang negatif atau netral, misalnya kecelakaan mobil perahu perahu berwarna oranye. Mereka yang berada dalam kelompok pengkodean dangkal diminta untuk mencari huruf 'a', sedangkan mereka yang berada dalam kelompok pengkodean dalam ditanya apakah kata tersebut mewakili benda hidup atau tidak hidup.

Hasilnya menunjukkan bahwa tingkat kecemasan yang dapat diatasi membantu ingatan peserta, dan mereka lebih mampu mengingat kembali rinciannya. Dalam kelompok pengkodean dangkal, di mana peserta tidak mungkin mengingat kata-kata juga, mereka yang memiliki kecemasan tinggi mengingat kata-kata dengan lebih baik saat mereka dipasangkan dengan gambar negatif.

"Sampai tingkat tertentu, ada tingkat kecemasan yang optimal yang akan menguntungkan ingatan Anda," kata Myra Fernandes, profesor di Departemen Psikologi.

Tapi, kata Fernande, pihaknya tahu dari penelitian lain bahwa tingkat kecemasan yang tinggi dapat menyebabkan orang mencapai titik kritis, yang mempengaruhi ingatan dan penampilan mereka. Dengan kata lain, jika kecemasan terlalu tinggi, atau berubah menjadi ketakutan, ini bisa menyebabkan kenangan orang menjadi tercemar, dan manfaatnya sudah tidak ada lagi.

Menurut laman sciencealert, salah satu keterbatasan penelitian ini adalah bahwa orang mungkin memandang gambar secara berbeda. Ada berbagai gambar yang dianggap 'negatif', tapi apa yang dilihat seseorang sebagai ancaman potensial mungkin tidak sama untuk orang lain.

Studi masa depan, kata peneliti, dapat melihat bagaimana orang dengan fobia spesifik bereaksi terhadap kata-kata yang dilapisi pada gambar dari hal-hal yang mereka takuti. Misalnya, melihat apakah arachnofobia mengingat kata-kata dengan lebih baik saat mereka meletakkan gambar laba-laba. ** (SS)

SHARE