Gua Kungur, Kerajaan Beku Abadi di Rusia  - Male Indonesia
Gua Kungur, Kerajaan Beku Abadi di Rusia 
MALE ID | Relax

Gua Kungur di Rusia menjadi destinasi wisata berbeda. Apalagi Anda berencana merencanakan datang ke Rusia untuk beberapa hari sambil menunggu pertandingan seru dalam gelaran Piala Dunia 2018 di Rusia.

FOTO: A.Savin/wikipedia

Mungkin terlalu biasa jika harus datang ke Moskow, hal itu bisa Anda lakukan sembari menanti pertandingan. Namun, jika ingin yang benar-berbeda, Anda bisa pergi ke kerajaan beku abadi (Gua Kungur) di Ural, Rusia, di mana formasi es tetap ada bahkan saat musim panas.

Di Gua Kungur, Anda bisa menikmati stalaktit besar menggantung di atas kepala, glasial abadi di bawah kaki Anda, dan danau bawah tanah yang tak berdasar. Setelah keluar dari terowongan sepanjang 40 meter, Anda akan berada di 'kerajaan' permafrost dari zaman es kuno. Beberapa benda di sana berusia 300 tahun.

Perlu Anda ketahui, wisata Gua Kungur ini terletak di Wilayah Perm, 80 km dari kota Perm. Tempat ini adalah tempat wisata bawah tanah tertua di Rusia. Pasalnya telah diketahui sejak 1703 ketika kota Kungur dikunjungi oleh sejarawan asal Siberia Semen Remezov sebagai bagian dari ekspedisi pembuatan peta. 

Warga setempat menceritakan kisah legendaris tentang bagaimana Yermak, penakluk dari Siberia, menghabiskan musim dingin di gua es ini. Fakta tersebut sangat penting bagi Remezov. Karena ia berusaha menyelesaikan proyek dokumentasi sejarah Siberia. 

Di sini pula, Remezov menemukan sebuah kronik dengan gambar dan membuat peta pertama gua dengan puluhan salib Ortodoks. Menurutnya, penduduk setempat menjuluki gua itu "Dunia Sang Pencipta" dan bahwa gua itu menerangi kegelapan dengan simbol Ortodoks, salib dan patung. Saat ini satu-satunya salib yang tersisa di dalam gua hanyalah rekonstruksi sejarah yang diambil dari peta Remezov.

FOTO: amanderson2/flickr

Suhu yang Stabil
Gua Kuhur membentang jauh ke dalam gunung. Sistem terowongan labirin panjangnya 5.6 km, namun hanya 1.6 km yang terbuka bagi wisatawan. Saat di dalam, Anda mungkin merasakan suhu ekstrem. Di musim dingin biasanya minus 15 Celsius, dan di musim panas sekitar minus 2-3 Celsius. 

Tapi di tengah gua itu selalu sekitar 5 Celsius. Ini karena gua itu panjang dan besar, dan udara dingin yang masuk ke dalamnya berubah menjadi lebih hangat. Tetapi, kristal es besar mulai terbentuk di musim dingin saat gua menumpuk embun beku. Ketika udara hangat mengalir dari kedalaman ke permukaan dan tetesan air menyentuh dinding batu yang dingin, kristal es mulai tumbuh. Keindahan 'hiasan' es ini berakhir pada akhir musim semi. Ini adalah kristal terindah di musim yang baru.

Uniknya dari wisata ini adalah, es yang terbentuk dapat mengubah bentuk gua. Misalnya, 70 tahun yang lalu beberapa ruang menjadi sempit karena es, dan orang harus memotongnya serta melangkah dengan benar di atasnya. Terkadang orang bahkan meluncur turun ke gua lain untuk melihat kaskade es indah lainnya.

Karena bisa dibilang ekstream, sekarang Gua Kungur dilengkapi dengan papan tanda dan lampu, tapi bukan berarti gua itu sudah tidak menipu. Bagian bawah tanah bisa membohongi dan membingungkan, membuat pengunjung menghabiskan berjam-jam menunggu diselamatkan. Tidak mengherankan bila seabad lalu pengunjung diberi 100 gram vodka setelah tur gua 5 jam. ** (SS)

SHARE