Kehidupan Pesepakbola Dunia yang Alami Depresi | Male Indonesia - Men in Life Men in Style
Kehidupan Pesepakbola Dunia yang Alami Depresi
Sopan Sopian | Sport & Hobby

Kehidupan pesepakbola dunia pada umumnya terlihat glamour dengan kemewahan yang melimpah. Namun ternyata tidak semua berlaku untuk setiap individunya. Karena ada beberapa pemain yang justru depresi hingga bunuh diri.

Survei FifPro menunjukkan bahwa 38 persen dari 607 pesepakbola dunia yang mereka wawancara memiliki masalah dengan kondisi mental mereka. Sebanyak 23 persen responden juga terindikasi mengalami gangguan tidur, serta penyalahgunaan alkohol (9 persen). Salah satu penyebabnya adalah pemain yang pernah mengalami cedera parah.

Robert Enke

FOTO: Fallschirmjäger/wikipedia

Pemain sepak bola berkebangsaan Jerman yang pernah membela klub Hannover 96 (2005-2009) dan juga anggota kiper Jerman (2007-2009). Sebelumnya dia pernah bermain di klub utama seperti Carl Zeiss Jena, Borussia Mönchengladbach, Benfica (Portugal), Barcelona (Spanyol), Fenerbahçe (Turki), dan Tenerife (Spanyol). 

Dia tampil 164 kali untuk Hanover dan sempat digadang menjadi pilihan pertama Jerman menjelang Piala Dunia 2010. Dalam kegiatan di luar sepak bola, Robert diketahui banyak terlibat dalam kegiatan amal, khususnya bagi anak-anak dan perlindungan hewan. Dia sangat disukai oleh kalangan pecinta klubnya, Hannover SC, karena dinilai rendah hati dan sopan.

Namun, nasib membawanya ke cerita berbeda. Dilanda kepanikan dan melawan depresi selama hampir enam tahun, Enke bunuh diri pada 2009. Kematiannya tragis karena menabrakkan dirinya ke kereta cepat.

Aaron Lennon

FOTO: Cropbot/wikipedia

Pesepakbola dunia selanjutnya adalah Aaron Lennon. Dia merupakan pemain sepak bola Inggris yang bermain sebagai gelandang sayap untuk klub Everton sebagai pemain pinjaman dari Tottenham Hotspur di Liga Primer Inggris. 

ESPN Soccernet menganggap Lennon pemain yang sangat cepat dan salah satu yang tercepat di Liga Premier, dengan keterampilanyang sangat baik pada bola dan mata yang tajam untuk lolos. Meski begitu, Aaron Lennon juga dikabarkan pernah mengalami stres. Bisa jadi karena dia kehilangan kesempatan bermain. Untuknya dia tidak sampau bunuh diri.

Pemain timnas Inggris, yang bergabung ke Everton dari Tottenham Hotspur pada 2015 ini, tidak pernah masuk tim inti sejak Februari 2017 hingga akhir tahun. Beruntung dia cepat pulih. Kepercayaan dirinya kembali terangkat setelah dipercaya Sam Allardyce tampil di empat laga Liga Primer sejak dia mengambil alih, padahal sebelumnya kerap ditepikan Ronald Koeman, pelatih sebelumnya.

Paul Gascoigne

FOTO: Danyele/wikipedia

Mantan pemain Inggris ini memang terkenal karakternya yang tempramental. Meski begitu, dia semoat bermain di beberapa klub ternama, seperti  Newcastle United, Tottenham Hotspur F.C., S.S. Lazio, Middlesbrough F.C., Everton F.C. dan Rangers F.C., dan untuk Inggris sendiri dia main sebanyak 57 kali.

Karena bakatnya, Gascoigne menjadi salah satu selebriti olahraga paling terkenal di United Kingdom pada tahun 1990-an, terutama keterkenalannya memuncak ketika dia menangis setelah mendapat yellow card (kartu kuning) di semi-final 1990. Hal itu artinya dia didiskualifikasi dari final. Sejak itu media massa telah mengikuti hidupnya yang sering bermasalah. 

Dia mengalami masalahan ketergantungan kepribadian akut yang membuatnya deperesi, bulimia, OCD, bipolar, pecandu alkohol, kokain, dan sejenisnya. Kehidupan Gazza benar-benar jatuh dan ironisnya, hingga akhir tahun 2017 dia belum bisa keluar dari masalahnya.

Gary Speed

FOTO: Cropbot/wikipedia

Dia merupakan seorang pemain sepak bola dan pelatih berkebangsaan Wales. Bersama dengan David James dan Ryan Giggs, Gary Speed adalah pengoleksi penampilan terbanyak di Liga Primer. Dia pernah bermain di klub utamanya seperti Leeds United, Everton, Newcastle United, Bolton Wanderers dan Sheffield United.

Dia terakhir kali melatih timnas Wales pada tahun 2011 sampai kematiannya akibat gantung diri. Sebelum kematiannya, Speed sempat mengaku depresi. Tak ada yang tahu kenapa begitu, bahkan teman dan keluarganya sendiri.

Chris Kirkland

FOTO: Rje/wikipedia

Pesepakbola dunia terakhir adalah Chris Kirkland. Dia merupakan penjaga gawang berkebangsaan Inggris, yang bermain untuk Sheffield Wednesday. Sebelum bermain untuk Sheffield Wednesday, Kirkland pernah bermain untuk Coventry City, Liverpool, West Bromwich Albion, dan Wigan Athletic. Dia pernah dipinjamkan ke Leicester City pada tahun 2010.

Meski sempat mengaku dalam keadaan stres berat, Kirland untungnya bisa cepat bangkit. "Apa yang terjadi pada Gary Speed membuatku khawatir," akunya. Perlahan Kirkland menata hidupnya kembali dan sekarang berangsur normal. ** (SS)

SHARE