Seberapa Aman Otentikasi Dua Tahap untuk Medsos? | Male Indonesia - Men in Life Men in Style
Seberapa Aman Otentikasi Dua Tahap untuk Medsos?
Gading Perkasa | Digital Life

Seiring melonjaknya permintaan keamanan di media sosial, tak sedikit perusahaan mulai menerapkan login dengan dua tahap otentikasi atau biasa disebut two step verification. Pertanyaannya, seberapa aman cara tersebut?

dua tahap - Male Indonesiapixabay.com

Bila dijelaskan secara sederhana, otentikasi dua tahap adalah sebuah aplikasi yang diberi perlindungan berlapis saat pengguna hendak login ke akun miliknya. Metode ini biasanya memakai fitur pesan singkat (SMS) berisi kode verifikasi.

Bukan cuma mengetik password atau kata sandi, pengguna juga harus mencantumkan kode verifikasi berupa angka yang diterima melalui SMS. Walau ada metode lain seperti Apple dengan iCloud-nya.

iCloud menerapkan metode ‘Trusted Device’ di luar verifikasi keamanan via SMS, mengacu pada perangkat yang diketahui milik penggunanya, bukan nomor ponsel. Sehingga, sistem akan mengirimkan empat digit kode verifikasi ke perangkat terpercaya, semisal ke iPhone atau iPad pemilik. Kode ini nantinya muncul di layar perangkat ketika dihidupkan.

Apakah Otentikasi Dua Tahap Mampu Melindungi Akun?
Mungkin Anda merasa bahwa otentikasi dua tahap begitu rumit dan cenderung menyebalkan, terutama jika Anda sedang terburu-buru mencari data tertentu di dalam akun media sosial. Namun, itu justru membuat akun Anda menjadi lebih aman dari penyusup yang memiliki kata sandi iCloud, Gmail, Facebook atau Twitter Anda.

Sewaktu hacker atau penyusup mencoba masuk ke akun Anda, mereka dimintai kode verifikasi terlebih dahulu. Kode tersebut dikirim via SMS langsung ke nomor ponsel yang digunakan mendaftar sebuah akun. Penjelasan mudahnya, Anda bisa waspada terhadap seseorang yang ingin mengakses akun Anda. Tanpa kode verifikasi, siapapun tidak dapat masuk walau ia telah memiliki kata sandi.

Lantas bagaimana kalau perangkat tidak terbawa, hilang atau nomornya diblokir? Beruntung, hampir seluruh metode otentikasi dua tahap menawarkan kode cadangan demi mengatasi kejadian semacam itu. Biasanya berupa kombinasi angka dan huruf yang agak panjang.

Jumlah kode ada beberapa dan dimaksudkan supaya disimpan baik-baik oleh si pemilik akun. Bisa juga lewat penggunaan aplikasi manager kata sandi seperti Dashlane atau LastPass. Apabila pemilik tidak dapat menerima kode SMS, kode cadangan akan menjadi alternatif dimana sifatnya hanya sekali pakai.**GP

SHARE