Langkah Mulus Timnas Brasil ke Piala Dunia 2018 - Male Indonesia
Langkah Mulus Timnas Brasil ke Piala Dunia 2018
Gading Perkasa | Sport & Hobby

Keberhasilan timnas Brasil sebagai negara pertama yang lolos ke Piala Dunia 2018 tidak lepas dari sosok Tite. Pria bernama lengkap Adenor Leonardo Bacchi ini sampai sekarang belum merasakan kekalahan saat menangani Selecao.


Marcelo Camargo/wikipedia

Menggantikan posisi Carlos Dunga selepas keterpurukan di ajang Copa America 2016, Tite bagaikan ‘penyihir’ yang menyulap timnas Brasil kembali disegani lawan. Padahal, ketika ditangani Dunga, Brasil hanya mampu mengumpulkan sembilan poin dari enam pertandingan awal kualifikasi Piala Dunia 2018.

Pria yang lebih banyak berkarier di Brasil serta Uni Emirat Arab ini berhasil mengantar Selecao ke Piala Dunia 2018 dengan rekor tidak terkalahkan. Bahkan, dalam delapan pertandingan terakhir, Brasil selalu menang. Jika ditambah satu pertandingan amal untuk korban Chapecoense melawan Kolombia pada 26 Januari 2017 lalu, catatan rekornya adalah sembilan kemenangan, 25 gol dan hanya kemasukan dua gol.

Awalnya, nama Tite tidak diharapkan mampu berbuat banyak membenahi Brasil paska Dunga dipecat. Namun Federasi sepak bola Brasil (CBF) mulai meliriknya kala ia (Tite-red.) mengantarkan Corinthians meraih piala Copa Libertadores, Campeonato Brasileiro dan Piala Dunia Antar Klub. CBF bisa bernapas lega, lantaran Tite menunjukkan kualitasnya sebagai pelatih papan atas di negara yang identik dengan tarian Samba tersebut.

Formasi 4-1-4-1 yang ia gunakan di Corinthians rupanya diterapkan di Brasil, dimana Neymar bebas menyisir dari sisi sayap kiri. Alhasil, walau babak kualifikasi masih menyisakan empat laga, formasi tersebut berhasil membawa negaranya resmi lolos ke Piala Dunia 2018. Di bawah didikannya, Brasil bermain mengandalkan kecepatan dan umpan pendek dari kaki ke kaki. Itulah rahasia kesuksesan Canarinho sampai sekarang.

Brasil menjadi ‘kawan’ pertama Rusia untuk perhelatan akbar sepak bola dunia yang digelar pada Juni mendatang. Namun, perjuangan mereka belum usai. Peperangan sesungguhnya baru saja dimulai.

Berkaitan akan hal itu, Tite butuh taktik tersendiri guna meramu perpaduan antara pemain yang merumput di Eropa, Asia dan liga lokal. Ditambah lagi ia harus mengembalikan identitas permainan indah Brasil (dikenal dengan Jogo Bonito) yang tenggelam sejak beberapa tahun belakangan. Mampukah Brasil berbicara banyak di Piala Dunia 2018 nanti?**GP

SHARE