Tips Negosiasi Gaji Saat Wawancara Kerja | Male Indonesia - Men in Life Men in Style
Tips Negosiasi Gaji Saat Wawancara Kerja
Sopan Sopian | Works

Para pencari kerja biasanya lebih banyak menghabiskan waktu untuk memperbaiki riwayat hidup atau CV-nya. Bahkan lebih memikirkan tentang bagaimana menghadapi wawancara kerja saat sebuah perusahaan memanggilnya.

Negosiasi gaji pixabay.com

Namun, mereka kadang tidak siap saat bernegoisasi gaji dengan perusahaan barunya. Kadang di sinilah calon pekerja lebih banyak gagal. Padahal pengusaha terbuka terhadap negosiasi gaji.

Ferrugia, seorang peneliti mengatakan bahwa calon karyawan yang benar-benar siap untuk negosiasi adalah orang-orang yang memiliki kesiapan untuk sukses. Lalu bagaimana agar bisa menjadi bagian orang-orang tersebut?

Siapkan Diri Anda untuk Negosiasi
Pertimbangkan pendidikan dan pengalaman Anda untuk negoisiasi gaji. Jika Anda memiliki pengalaman dan pendidikan yang mumpuni, Anda bisa mengajukan gaji yang lebih tinggi dari pengalaman sebelumnya. Tentu Anda juga harus membuktikan informasi dan ekspetasi yang tepat dan wajar untuk menyelaraskan dengan hal tersebut.

Jauhkan Urusan Pribadi
Jangan gunakan alasan kebutuhan atau tanggungan Anda pribadi untuk negosiasi gaji. Pengusaha mungkin simpatik, tapi itu bukan alasan untuk memberikan kompensasi lebih. Baiknya tekankan pada kualitas yang Anda miliki, pengalaman, pendidikan atau beberapa fitur lainnya untuk menunjukkan manfaat bagi visi atau misi perusahaan.

Jujur
Kejujuran selalu menjadi hal paling baik. Jika ditanya gaji sebelumnya, lebih baik Anda tidak berbohong tentang hal itu. Meskipun Anda mungkin takut bahwa hal itu akan melemahkan posisi Anda, justru akan buruk pada masa depan karir Anda di tempat baru.

Kompensasi Lebih dari Uang
Negosiasi gaji tidak sebatas uang, tetapi meliputi waktu libur, kompensasi sakit dan jadwal yang fleksibel untuk keseimbangan karir dan kehidupan Anda. Hal ini perlu dinegosiasikan.

Jangan Memberikan Kisaran Terlalu Rendah
Banyak perusahaan untuk meminta sebuah kisaran gaji saat proses wawancara atau ketika mereka menghubungi Anda untuk pertama kalinya. Berikan tawaran kisaran gaji paling kecil dengan angka yang sedikit lebih tinggi dari gaji sebelumnya. Ketika Anda diterima dengan gaji paling rendah dalam kisaran yang Anda sebutkan, tentu Anda masih menerima gaji lebih tinggi dari gaji sebelumnya. **

SHARE