Bercumbu Mesra, Kepala Sebaiknya Mengarah ke Mana? - Male Indonesia
Bercumbu Mesra, Kepala Sebaiknya Mengarah ke Mana?
Gading Perkasa | Sex & Health

Bercumbu mesra alias berciuman dengan pasangan memang memberikan kenikmatan tiada tara. Apalagi jika Anda berdua melakukannya di kondisi cuaca mendukung, kegiatan berciuman seolah-olah menghapus segala beban.

bercumbu mesra - male Indonesia

Namun pernahkah Anda menyadari di mana posisi kepala Anda saat sedang bercumbu mesra? Pasalnya, arah kepala dapat menunjukkan apakah Anda tergolong orang normal atau bukan. Mengapa demikian?

Sebuah penelitian yang dipublikasikan di Scientific Reports menyebutkan, sudah menjadi bawaan lahir bahwa manusia akan mengarahkan kepalanya ke sisi kanan ketika mereka berciuman. Hal ini tidak memerlukan proses pembelajaran atau tradisi di tempat-tempat tertentu, melainkan telah kita miliki secara alami.

Pada awalnya, para peneliti memperkirakan bahwa kebiasaan tersebut merupakan kebiasaan yang sering dilakukan oleh orang-orang di negara barat. Tapi setelah mereka mengadakan studi di sejumlah negara konservatif seperti di kawasan timur, rupanya didapati cara bercumbu mesra atau berciuman serupa.

Fakta mengenai perilaku berciuman itu dikemukakan oleh Michael Proulx, Profesor Psikologi di University of Bath, Inggris. “Contohnya, kami menemukan pasangan-pasangan di Bangladesh juga mengarahkan kepala ke kanan saat berciuman, seperti di negara barat. Artinya, perilaku berciuman tersebut bukan sekadar kebiasaan setempat, namun universal,” ujar Proulx.

Proulx beserta tim juga meneliti sedikitnya 48 pasangan di Bangladesh soal bagaimana mereka berciuman. Didapati bahwa pria hampir 15 kali lebih banyak memulai ciuman dan sekitar dua pertiganya mengarahkan kepala ke sisi kanan sewaktu melakukannya.

Berdasarkan fakta di atas, bisa disinyalir seseorang yang memulai berciuman umumnya menentukan ke mana kepala mengarah, meski kepala pasangan hampir selalu berada di sisi kanan supaya memperoleh posisi lebih pas. Sehingga, arah kepala saat berciuman bisa menjadi perpaduan antara sesuatu yang alami dan bentuk penyesuaian.

Proulx juga mengira, pilihan posisi kepala diatur oleh otak. “Kebanyakan bayi misalnya, memiliki naluri untuk menempatkan posisi kepala ke kanan dan akan terus berlangsung sampai ia beranjak dewasa,” tuturnya.

Walaupun penelitian yang dilakukan Proulx tidak melibatkan begitu banyak responden, hasilnya sesuai dengan penelitian lain, bahwa posisi kepala ke kanan dipengaruhi oleh saraf seseorang. Justru ia menganggap terasa aneh apabila orang mengarahkan kepala ke sisi kiri saat bercumbu mesra.**GP

SHARE