Lengkapi Olahraga Lari dengan Yoga Roga - Male Indonesia
Lengkapi Olahraga Lari dengan Yoga Roga
MALE ID | Sport & Hobby

Melangkapi olahraga lari dengan yoga roga sebenarnya penting dilakukan. Apalagi Olahraga lari tidak hanya mudah untuk dilakukan kapan saja, tetapi juga olahraga paling murah. Banyak manfaat dari lari ini, seperti melancarkan alirah darah, meningkatkan kesehatan, dan kebugaran tubuh. Olahraga lari juga bisa memicu pengeluaran hormon dan enzim yang merangsang jantung dan otot bekerja labih baik. Lakukan olahraga ini sebanyak 3 kali dalam seminggu selama minimal 30 menit setiap sesinya.

olahraga lari pixabay.com

Selama 3 kali berlari sisipkan waktu istirahat sehari. Saat berisirahat inilah baik diisi dengan melakukan yoga roga. Melansir dari laman yogapedia, roga adalah nama yang diberikan untuk gaya modern dari latihan yoga yang dirancang khusus untuk pelari, dengan "R" dari "run" menggantikan "Y" di "yoga."

Idenya adalah bahwa yoga melakukan asana (postur) dan teknik pernapasan yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mereka berjalan, kekuatan, fleksibilitas dan daya tahan. Sehingga ini baik untuk pria yang menyukai olahraga lari ini. Apalagi pria melakukan aktivitas yang memang membutuhkan peningkatan kemampuan tersebut.

Di tambah lagi, roga dapat membantu saat seseorang melalukan olahraga lari untuk menghindari cedera serta untuk membantu mereka berjalan lebih efektif. "Yoga bisa masuk ke segala macam jenis olah raga yang lain dan baik juga untuk cowok, ditambah lagi aliran roga for runners, semua gerakan dikhususkan untuk menstretching otot ke bagian yang disiksa saat berlari. Manfaatnya bagus buat cowok yang butuh peningkatan kekuatan dan manfaat lainnya," kata Dian Nitami saat ditemui MALE Indonesia di Pacifik Place, Jakarta belum lama ini.

Selain itu, istri aktor Anjasmara ini juga menyarankan agar roga dilakukan secara rutin ditengah-tengah waktu olahraga lari. Misalnya dalam satu minggu Anda berlari enam hari dan satu hari bisa digunakan untuk yoga roga.

"Yoga roga cocok bagi para pelari untuk memulihkan kembali otot-otot yang digunakan bergerak saat berlari. Roga dapat membantu pelari menghindari cedera dan juga membantu mereka berlari lebih efektif. Gerakan-gerakannya juga bisa membantu menjaga pikiran tetap bersih dan fokus saat berlari," ucap ibu dari empat anak ini.

Dijelaskan Dian, semua asana (postur) yang dibuat dalam roga dikhususkan untuk bagian-bagian yang sangat diperlukan bagi para pelari. "Biasanya mencakup postur yang melonggarkan atau menguatkan area yang sering dipakai pelari, seperti tulang kering dan paha belakang," pungkasnya.

Rangkaian roga, kata dia, biasanya dimulai dengan teknik pernapasan dan latihan kesadaran sebelum beralih ke postur tubuh yang memperbaiki tubuh dan pikiran pelari. **

SHARE