Kapan Sebaiknya Pergi ke Dokter Saat Sakit Kepala? - Male Indonesia
Kapan Sebaiknya Pergi ke Dokter Saat Sakit Kepala?
Sopan Sopian | Sex & Health

Sakit kepala adalah penyakit yang sangat umum. Mungkin, banyak di antara Anda yang menerimanya sebagai bagian dari kehidupan. Artinya ketika sakit kepala, tidak sedikit yang menganggap wajar dengan alasan karena kurang tidur, kelelahan, atau akibat berpikir keras karena suatau pekerjaan. Sehingga hanya didiamkan dengan cara dibawa tidur atau dengan mengonsumsi obat dari toko bukan apotek dari resep dokter.

Sakit kepala - male IndonesiaPexels.com

Menurut Nauman Tariq, direktur Pusat Sakit Kepala di Johns Hopkins Medicine di Baltimore, setidaknya ada tiga varian sakit kepala, sakit kepala tegang, sinus, dan migrain. "Sakit kepala yang paling umum adalah migrain," tutur Tariq pada sciencealert.

Menurutnya, sakit kepala migrain termasuk ringan dan bisa menggunakan obat rasa sakit yang tidak diresepkan. Sakit kepala migrain mempengaruhi 12 sampai 27 persen orang. Kisaran ini dalam tingkat keparahan dan frekuensi.

Sakit kepala sinus adalah hasil dari kelebihan lendir di saluran hidung dan biasanya berhubungan dengan alergi, pilek atau flu. Antihistamin atau dekongestan dapat mengurangi tekanan dan rasa sakit. Munger, yang juga presiden American Academy of Family Physicians, mengatakan bahwa sakit kepala seringkali tidak berbahaya, namun gejala ini dapat menjadi gejala dari kondisi yang lebih serius seperti tumor otak atau aneurisma.

Lalu pertanyaannya adalah, sangat dianjurkah ketika sakit kepala untuk pergi ke dokter? Munger mengatakan, hal tersebut tentu sangat dianjurkan. Tergantung pada frekuensi dan tingkat keparahan. Seberapa mengganggunya sakit kepala dalam kehidupan Anda. 

Selain itu, apakah Anda dapat mengelolanya dengan perawatan diri atau dengan menggunakan obat-obatan yang memang dianjurkan untuk meredakan sakit kepala. Namun jangan sampai Anda mengonsumi obat-obatan yang salah yang dapat memberikan efek jangka panjang yang buruk.

Kemudiaan pertanyaan selanjutnya adalah, kapan harus pergi ke dokter? Murger menyarankan, ketika Anda mengalami sakit kepala dua kali dalam satu minggu bahkan lebih dari dua minggu lamanya. Meski tidak begitu darurat tetapi perlu adanya pemeriksaan oleh dokter.

Saat Anda pergi kedokter tentu Anda akan memberi tahui penyebab dan menunjukan lokasi sakit kepala yang Anda rasakan. Lokasi nyeri pada kepala pasien memberi petunjuk tentang jenis sakit kepala kepada dokter. Sakit kepala ketegangan berasal dari ketegangan otot, terletak mulai dari belakang kepala, lalu memancar naik dan melewati mahkota kepala.

Sakit kepala sinus, sebaliknya, cenderung mempengaruhi orang di wajah, biasanya di atas atau di bawah mata. Sakit kepala migrain atau vaskular sering dilokalisasi ke satu sisi kepala dan dapat disertai oleh mual dan keanehan visual seperti berkedip dan berkunang-kunang.

Untuk itu, ketika Anda mengalami sakit kepala yang sering, jangan anggap sepele dan membiarkannya dan mengasumsikan sendiri bahwa itu karena aktivitias Anda yang buruk. Berikan pemeriksaan untuk diri Anda sendiri kepada dokter. ** (SS)

SHARE