Bahasa Nonverbal yang Ampuh Luluhkan Hati si Dia - Male Indonesia
Bahasa Nonverbal yang Ampuh Luluhkan Hati si Dia
Sopan Sopian | Relationships

Mengungkapkan perasaan dalam hati tidak selalu harus secara verbal, karena dapat pula dilakukan melalui bahasa nonverbal. Ada yang mengatakan bahwa dalam menunjukkan rasa suka atau cinta tidak membutuhkan kata-kata, yang penting adalah pembuktian dan perbuatan, begitu bukan?

bahasa nonverbal - male Indonesiapxhere.com

Untuk itu, sangat luas soal bahasa nonverbal untuk orang-orang yang Anda sayangi. Ketika Anda bisa memahaminya, Anda bisa memperkuat hubungan dengan orang yang Anda sayangi itu. Psikolog klinis sekaligus pakar hubungan, Denrich Suryadi, M.Psi mengatakan, ada lima bahasa kasih menurut teori Dr Gary Chapman yang juga dituangkan dalam bukunya, "The Five Love Language".

Lima bahasa tersebut, yaitu waktu berkualitas (quality time), pujian (wordsof affirmation), pelayanan (acts of service), hadiah (gifts), dan sentuhan (physical touch).

Menurut Suryadi ada orang yang merasa dicintai ketika banyak menghabiskan waktu bersama orang yang dikasihi, ketika didampingi untuk melakukan berbagai hal bersama. Ada juga seseorang merasa dikasihi ketika ada yang melayani dia, ada yang mengulurkan tangan untuknya. 

“Setiap orang memiliki bahasa kasih yang berbeda, biasanya dari lima ini terdapat dua poin yang dominan. Kita tidak dapat memaksakan bahasa kasih kita kepada orang lain karena akan berbeda cara penerimaannya, jadi kita harus memahami bahasa kasih orang lain,” tutur Denrich Suryadi. lalu seperti apa penjabaran dari bahasa kasih menurut teori Dr Gary Chapman tersebut?

Waktu Berkualitas
Waktu Berkualitas adalah memberi seorang perhatian sepenuhnya. Tidak seperti duduk-duduk di sofa, menonton TV bersama. Apabila Anda melalui waktu seperti itu, acara TV akan menyita perhatian Anda-bukan pasangan Anda. 

Apa yang dimaksud ialah duduk-duduk di sofa sementara TV dimatikan, saling berpandangan dan berbicara, saling memberikan perhatian seratus persen. Artinya berjalan-jalan bersama, hanya Anda berdua atau makan di luar dan saling memandang dan mengobrol. Aspek utama dari waktu berkualitas adalah kebersamaan, percakapan, dan ketegasan mengapa Anda melakukannya.

Pujian
Diam tidak pernah menjadi emas bagi orang-orang yang bahasa kasihnya adalah kata-kata peneguhan. Ada anggota-anggota tertentu dari umat manusia yang hidup untuk pujian yang disampaikan secara tepat, kata-kata cinta yang lembut, atau dorongan yang membesarkan hati. Jika bahasa kasih Anda verbal dan Anda lajang, carilah pria atau wanita yang tahu bagaimana berkomunikasi secara verbal.

Pelayanan
Bahasa kasih tindakan pelayanan yang dimaksud adalah melakukan hal-hal yang Anda tahu pasangan Anda ingin Anda melakukannya. Anda berusaha menyenangkannya dengan melayaninya, mengutarakan kasih Anda kepadanya dengan melakukan hal-hal untuknya.

Orang yang menyukai tindakan pelayanan (khususnya wanita) cenderung kurang sentimental dan jauh lebih praktis daripada sekadar kata-kata atau hadiah. Semua hal romantis itu bagus untuk selingan sesekali, tetapi untuk sehari-hari mereka ingin bantuan dalam hal-hal praktis yang membuat hidup mereka lebih mudah.

Hadiah
Anda harus berpikir tentang seseorang untuk memberinya sebuah hadiah. Pemberian itu sendiri merupakan simbol pikiran itu. Tak peduli apakah hadiah itu memerlukan pengeluaran uang. Yang penting ialah bahwa Anda memikirkan dia. 

Dan hal itu bukan saja mengenai pikiran yang tertanam di dalam ingatan, tetapi pikiran itu sebenarnya memberikan gagasan tentang hadiah dan memberinya sebagai ungkapan kasih. Bagi orang-orang tertentu simbol kasih yang terlihat nyata merupakan sesuatu yang sangat  penting. 

Sentuhan
Anda tentu sudah lama mengetahui bahwa sentuhan fisik atau kontak fisik merupakan cara menyampaikan kasih emosional atau perasaan. Sehingga sentuhan fisik merupakan wahana yang luar biasa untuk menyampaikan kasih. Saling memegang tangan, mecium, memeluk, dan bercinta merupakan cara penyampaian kasih emosional kepada pasangan.

Bagi beberapa orang, sentuhan fisik merupakan bahasa kasih utama mereka. Tanpa itu, mereka merasa tidak dicintai. Dengan bahasa itu, mereka merasa mantap dalam cinta kasih pasangan mereka. ** (SS)


 

SHARE