Asmara Millennial Cenderung Pada Cinta Satu Malam? - Male Indonesia
Asmara Millennial Cenderung Pada Cinta Satu Malam?
MALE ID | Relationships

Kisah asmara Millenial difasilitasi kemudahan dan aksesibilitas aplikasi kencan. Atas fasilitas kemudahan itu, tidak sedikit yang beranggapan bahwa kisah asmara saat ini cenderung mengarah pada budaya "hook-up" (hook-up culture) atau budaya "cinta satu malam".

asmara millenial - Male Indonesia

Artinya, kisah asmara Millenial atau kisah asmara pria yang sekarang berikisar usia 25 hingga 28 tahun, konon cenderung fokus pada kesenangan fisik tanpa harus melalui ikatan emosional atau komitmen jangka panjang. Tetapi ternyata hal tersebut adalah mitos, bahkan tidaklah menjadi dominan. 

Menurut sebuah laporan penelitian Harvard, Millennial justru sering merasa tidak mengerti tentang bagaimana memulai hubungan kencan yang sehat.Justru mereka sering cemas tentang bagaimana mengembangkan perasaan asmara yang mereka miliki.

Penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat ini membantah fakta pemikiran Millennial yang cenderung ke arah budaya seks dalam kisah asmara mereka. Menurut penelitian tersebut mengklaim bahwa, orang-orang "kolot" terlalu berlebihan untuk memandang kisah asmara Millenial.

Sehingga penelitian yang dipimpin Dr. Richard Weissbourd itu mengungkapkan beberapa teori yang menjelaskan bahwa budaya cinta satu malam dalam asmara Millennial tersebut adalah mitos.

1. Terlalu Banyak Pilihan
Kencan online yang seharusnya merampingkan pengalaman berkencan, mungkin benar-benar menyulitkan para Millennial yang tidak berpengalaman. Dengan kecocokan potensial dari aplikasi kencan yang mudah dilakukan, ada pola pikir Millennial bahwa pilihan "lebih baik" selalu tersedia. Artinya, Millenial memungkinkan dirinya tidak untuk berinvestasi pada satu orang saja, karena mereka tahu ada banyak "ikan di laut".

2. Terlalu Oversharing
Millennias lebih nyaman berbagi dan berbicara tentang diri mereka sendiri, sebagaimana dibuktikan oleh platform media sosial seperti Twitter, Instagram, SnapChat, dan Facebook. Mereka mungkin merasakan persahabatan dengan orang lain karena mereka merasa simpati terhadap kecurangan-kecurangan dalam kisah asmara. Sehingga hal ini pula yang membuat mereka cemas tentang bagaimana mengembangkan perasaan asmara.

3. Terlalu Risky
Studi lain dari Florida Atlantic University, menemukan bahwa justru semakin banyak orang dewasa muda yang melakukan hubungan seks daripada Millenials. Penelitian yang dilakukan rekan Dr. Ryne Sherman ini  percaya bahwa Millennial mungkin lebih berhati-hati daripada generasi sebelumnya. Alasannya, mereka tumbuh dengan kesadaran AIDS dan pendidikan seksual, yang mungkin membuat mereka lebih ragu untuk berhubungan intim. ** (SS)

SHARE