6 Aturan Memakai Sabuk yang Perlu Anda Tahu - Male Indonesia
6 Aturan Memakai Sabuk yang Perlu Anda Tahu
Sopan Sopian | Looks

Secara sederhana, sabuk hanya sebagai pengikat celana, menahan baju yang Anda masukan ke dalam celana. Tetapi lebih dari itu, sabuk bisa mempengaruhi gaya Anda berpenampilan. Jika mengetahui aturan memakai sabuk yang baik.

memakai sabuk

Sabuk atau ikat pinggang ini juga bisa menjadi sebuah pemisah yang jelas antara gaya atas dan gaya bawah yang Anda pakai. Maka dari itu, meski sebuah aksesoris yang simpel. Anda perlu berhati-hati dalam memilih dan mengenakan jenis sabuk untuk gaya Anda. Dan berikut ini aturan memakai sabuk yang perku Anda tahu:

1. Mengenal Fungsi Warna Sabuk
Fungsi warna dan ukuran sabuk ini penting untuk diketahui. Di mana, sabuk formal biasanya berukuran kecil dengan warna hitam, lalu sabuk kasual memiliki warna cokelat tua dan cokleat muda (alami).

Apabila gaya klasik menjadi kesukaan Anda, bisa pergi ke toko barang klasik dan jangan langsung membelinya. Coba ditempat apakah cocok dengan Anda atau tidak.

2. Sifat Ukuran Kepala Sabuk (Gesper)
Selain fungsi warna, sabuk juga memiliki sifat yang mesti Anda ketahui dari jenis ukuran gespernya (kepala sabuk). Jangan asal pakai! Semakin besar ukuran gesper, sifatnya semakin maskulin. Sebaliknya, semakin kecil ukuran gespernya, maka sifatnya semakin formal.

Jika Anda termasuk orang yang tidak ingin dipusingkan dengan persoalan seperti ini. Anda ingin satu sabuk yang serba guna, yang bisa dipadukan dengan kaos, kaos polo, atau kemeja, Anda bisa memilih tali kulit sederhana dengan warna hitam atau coklat gelap dengan gesper agak besar.

3. Tekstur Sabuk
Sebuah tekstur sabuk juga tidak seenaknya Anda kenakan dalam situasi apapun. Sabuk untuk situasi formal biasanya tampak glossy atau mengkilap. Sedangkan sabuk kasual biasanya lebih bertekstur dan tidak mengkilap.

Pada saat bekerja, lebih baik Anda menggunakan sabuk yang lebih glossy atau mengkilap. Suka tidak suka, jika Anda adalah seorang pekerja yang diharuskan memakai pakaian bisnis, lebih baik memakai sabuk yang tidak bertekstur.

memakai sabuk
 

4. Selaraskan dengan Jam Tangan dan Warna Sepatu
Agar tampil lebih gaya, Anda juga mesti memikirkan keselarasan warna gesper dan kulit sabuk dengan dua aksesoris yang Anda pakai, seperti jam tangan dan warna kulit sepatu. Karena sebenarnya ini sudah tradisi turun temurun.

Di mana, Anda harus menyamakan gesper (kepala sabuk) yang Anda kenakan dengan warna jam tangan Anda. Lalu samakan warna kulit Sabuk Anda dengan warna kulit sepatu. Jika Anda mengenakan sepatu kets, Anda tidak perlu memusingkan warna ikat pinggang.

5. Hindari Sabuk Hitam Saat Pakai Jeans Pendek
Tidak dianjurkan memakai sabuk berwarna hitam jika Anda sedang mengenakan celana jeans pendek. Kecuali Anda ingin terlihat seperti bapak-bapak. Jika pun untuk menahan celana. Lebih baik jangan masukan kemeja Anda ke dalam celana.

6. Sabuk dengan Gesper Super Besar
Sabuk dengan gesper super besar, ini jatahnya bukan untuk Anda yang ingin terlihat baik di hadapan wanita. Karena ini jatahnya untuk para cowboy. Apalagi, gesper super besar ini memiliki manik-manik mengkilap dengan cetakan tinta berwarna putih.

Jika Anda ingin memakai ini, gunakanlah pada event-event country. Jika untuk sehari-hari. Lebih baik urungkan niat untuk mengenakannya. ** (SS)/image: pixabay.com

SHARE