Tips Meminimalisir Obsesi dalam Hubungan - Male Indonesia
Tips Meminimalisir Obsesi dalam Hubungan
Sopan Sopian | Relationships

Obsesi dalam hubungan biasanya selalu ada dalam setiap diri pria ketika menjalani hubungan. Obsesi ini juga bisa datang dari pertama merasakan jatuh hati pada wanita. Di mana, pria bisa menjadi 'gila' saat terobsesi pada wanita yang membuatnya jatuh hati.

Obsesi dalam hubungan - Male IndonesiaPhoto by Ryan Graybill on Unsplash

Obsesi dalam hubungan yang lain adalah ketika keinginan terus bersama pasangan. Mungkin bisa dikatakan wajar ketika baru pertama menyatakan cinta. Karena saat itu, rasa memang sedang menggebu. Dan wanita biasanya masih bisa mewajarkan hal tersebut.

Tetapi, ketika hal tersebut menjadi obsesi, justru akan merusak hubungan itu sendiri. Pasangan pun akan merasa risih dikemudian hari. Ketika Anda memiliki perasaan obsesi ini, Anda mesti benar-benar harus meminimalisirnya. Karena ketika pasangan Anda tidak dapat memenuhi obsesi yang Anda miliki, justru Anda akan kehilangnya. Maka dari itu, berikut beberapa cara untuk mengatasi atau meminimalisir obsesi dalam hubungan. 

1. Mengenali Bahayanya
Ketika Anda terbelenggu oleh obsesi dalam hubungan, Anda harus benar-benar berpikir bahayanya. Karena Obesi itu mencegah perkembangan pribadi dan individuasi. Anda tidak bisa mendapatkan semua hal yang dibutuhkan dalam hidup dari orang lain. 

Orang yang memiliki obsesi dalam hubungan, biasanya lebih egois dan bisa menyiksa orang lain dan akan merasakan ketergantungan dan ketidakberdayaan. Hal inilah bahayanya, karena dapat merugikan diri sendiri dan pasangan Anda.

2. Obsesi Bisa Menutup Kemungkinan yang Ada
Saat Anda memiliki obsesi atau terobsesi terhadap orang lain, ada kemungkinan Anda tidak bisa melihat batasan-batasan dan puncak hubungan yang dijalani. Sementara itu, seseorang yang sebenarnya lebih cocok untuk Anda bisa saja berlalu ketika Anda masih terpaku dengan obsesi terhadap hubungan yang bertepuk sebelah tangan. 

Saat Anda bisa menghalau obsesi dalam hubungan yang memenjarakan Anda, Anda bisa membebaskan diri untuk mengetahui bahwa hubungan yang dijalani sudah tepat. Jika tidak bisa, lebih baik Anda lepaskan dari hubungan Anda, setelah itu carilah hubungan yang lebih sehat.

3. Mencoba Cintai Diri Sendiri
Ketika Anda benar-benar peka terhadap obsesi dalam hubugan yang Anda rasakan, cobalah Anda berpikir untuk bisa mencintai diri sendiri. Anda jangan salah memahami rasa cinta pada diri sendiri dengan keasyikan terhadap diri sendiri karena keduanya tidak berkaitan. 

Perbedaannya adalah rasa cinta kepada diri sendiri mencakup penghormatan dan dukungan terhadap harga diri, pengenalan dan pemupukan bakat, serta pemenuhan kebutuhan dan keinginan. 

4. Nikmatilah Hubungan yang Ada
Seperti disinggung dalam poin di atas, bahwa obsesi dalam hubungan dapat merusak hubungan Anda dan pasangan Anda. Lebih jauh dari itu, ketika Anda masih memiliki obsesi dalam hubungan, Anda akan terus dirundung cemburu dan menjadi beban hidup.

Maka dari itu, lebih baik, nikmatilah hubungan yang Ada. jangan dibebani dengan obsesi. Karena mendapatkan hubungan yang serasi, lahir dari hubungan yang nikmati secara bersama. Keduanya tidak memiliki obsesi dalam hubungan. Semuanya mengalir apa adanya. ** (SS)
 

SHARE