Kebiasaan Buruk Saat Rapat yang Harus Dihilangkan | Male Indonesia - Men in Life Men in Style
Kebiasaan Buruk Saat Rapat yang Harus Dihilangkan
Sopan Sopian | Works

Kebiasaan buruk saat rapat memang kerap tidak disadari oleh sebagian karyawan. Mungkin kebiasaan ini bisa disebabkan oleh rasa bosan, kantuk, atau hal lainnya. Padahal, ketika sesi rapat dimulai, ini adalah waktu yang paling menentukan Anda dan kemajuan tim.

kebiasaan buruk - male IndonesiaPixabay.com

Selain itu, jika Anda memiliki kebiasaan buruk saat rapat, tentu hal tersebut juga menjadi penilaian sendiri oleh pimpinan perusahaan Anda. Apalagi, saat rapat dimulai, akan banyak hal yang dibicarakan terkait memajukan perusahaan.

Rapat juga menjadi sarana efektif sebagai momen mengutarakan pendapat atas segala kebijakan yang dilakukan perusahaan. Sehingga hal tersebut erat kaitannya dengan Anda sendiri. Jika masih belum peka dan sadar akan kebiasaan buruk saat rapat, berikut beberapa hal yang harus Anda sadari dan hindari saat rapat.

Pasif
Kebiasaan buruk saat rapat ini jangan Anda biasakan kembali. Anda hanya duduk dan diam saja saat jalannya rapat sampai sesi tanya jawab dan pengajuan pendapat Anda tidak bergeming sama sekali. Sekalinya diminta pendapat, Anda hanya melontarkan pendapat sekenanya atau sekadarnya. Lebih parah lagi, Anda justru mengalihkan pembicaraan kepada rekan kerja yang lain.

Jika sudah seperti itu, jangan salahkah perusahaan jika manajemen melihat Anda adalah karyawan yang tidak berbobot. Anda juga bisa dipandang tidak perduli untuk kemajuan tempat di mana Anda bekerja. Apalagi sudah menyadari, cepat-cepat hilangkan kebiasaan pasif ini jika karir Anda ingin terselamatkan.

Tidak Mempersiapkan Materi dengan Baik
Materi adalah hal penting saat rapat dimulai. Waktu rapat juga biasanya telah ditetapkan dalam setiap minggunya. Meskipun waktu yang dadakan, hal itu tidak begitu sering dilakukan. Maka dari itu, jangan sampai Anda tidak mempersiapkan materi dengan baik. Hal ini adalah salah satu kebiasaan buruk bagi karyawan yang perlu dihindari.

Karyawan yang tidak mempersiapkan materi tentu saja akan membuat suasana rapat menjadi ‘kosong’. Ada waktu terbuang percuma ketika pimpinan rapat harus mengulang briefing kepada pegawai yang tidak siap. Sehingga jangan heran, kebiasaan buruk seperti ini tentu saja akan merugikan diri sendiri karena Anda sudah dianggap sebagai pegawai yang tidak sigap oleh perusahaan.

Tidak Fokus
Kebiasan buruk saat rapat selanjutnya adalah tidak fokus. Kebiasan ini tidak jauh berbeda dengan kebiasan 'pasif'. Tetapi, jika pasif bisa fokus apa yang disampaikan pimpinan. Namun saat Anda tidak fokus, pikiran Anda entah berada di mana, mungkin di pusat perbelanjaan, di bar, atau benar-benar ada masalah.

Untiknya, kebiasaan buruk ini sudah sering menjangkiti beberapa pegawai yang tengah mengikuti rapat. Jika Anda ingin meningkatkan profesionalitas di kantor dan karir Anda. Hilangkan ketika Anda sadar jika selama ini Anda memiliki kebiasaan tidak fokus saat rapat.

Main Ponsel dan Laptop
kebiasaan buruk lain yang kerap menjangkit pada karyawan adalah kerap bermain laptop atau ponsel saat rapat dimulai. Entah itu mengecek pesan singkat atau email yang masuk. Jika sesekali memang tidak menggangu jalannya rapat. Tetapi jika selama rapat berlangsung, tentu hal itu sangat mengganggu.

Karena mengecek email ketika sedang mendengarkan materi meeting merupakan perbuatan ‘kasar’ yang sangat merugikan diri sendiri dan perusahaan. Ketika mengecek email, biasanya perhatian karyawan yang bersangkutan akan teralihkan dari suasana rapat itu sendiri. 

Sering Terlambat
Hal paling buruk dari sederet kebiasaan buruk saat rapat adalah seringnya terlambat ketika jadwal rapat akan dimulai. Kebiasaan ini jika tidak segera dibenahi akan sangat merugikan Anda. Karena terlambat adalah salah satu bentuk korupsi, yakni korupsi waktu. 

Meski kebiasaan terlambat rasanya sudah mendarah daging. Tetapi biasakan untuk tepat waktu jika Anda ingin memiliki nilai baik dalam karir Anda. Karena, saat Anda datang terlambar, suasa rapat menjadi tidak efektif. ** (SS)

SHARE