Mulusnya Iran ke World Cup 2018 Jadi Sejarah Baru | Male Indonesia - Men in Life Men in Style
Mulusnya Iran ke World Cup 2018 Jadi Sejarah Baru
Sopan Sopian | Sport & Hobby

Tim Nasional Iran adalah tim Asia pertama yang mengamankan tiket Piala Dunia 2018 dalam babak kualifikasi. Secara keseluruhan Iran menjadi tim kedua setelah Brasil yang lolos melalui jalur kualifikasi.

Foto by GTVM92/Wikipedia

Dikutip dari situs The AFC, Iran tercatat sudah 4 kali melaju ke putaran final (1978, 1998, 2006, 2014). Kemenangan sensasional mereka adalah saat mengalahkan tim bertabur bintang, Australia di babak play-off untuk mendapatkan salah satu tempat di babak penyisihan grup Piala Dunia 1998 di Prancis.

Selama babak kualifikasi Piala Dunia 2018 Rusia, Timnas Iran yang juga dijuluki Tim Melli ini tercatat sama sekali belum pernah tersentuh kekalahan. Kesuksesan Tim Melli tersebut semakin menegaskan status mereka sebagai tim nomor satu Asia 2017/2018, dengan menduduki posisi ke-30 rangking FIFA per-awal Juni 2018 yang merupakan peringkat tertinggi di antara negara-negara Asia lainnya. 

Tak Terbendung
Saat terdaftar dalam Kualifikasi Piala Dunia 2018, Timnas Iran masuk dalam gelombang kedua Kualafikasi zona Asia yang tergabung dengan Oman, Turkmenistan, Guam, dan India dalam Grup D. Selama berterarung di lapangan hijau demi mendapatkan tiket piala dunia 2018, Iran sama sekali tak terbendung. 

Foto by GTVM92/Wikipedia

Rinciannya adalah melawan Oman (1-1, 2-0), Guam (6-0, 6-0), Turkmenistan (1-1, 3-1), India (3-0, 4-0) atau jika ditotal Iran sukses mencatatkan 6 kemenangan dan 2 kali imbang. Keberhasilannya lolos dari grup D, membawanya berlanjut ke putaran ketiga atau masuk dalam grup A dalam kualifikasi piala dunia zona Asia yang tergabung bersama Korea Selatan, Uzbekistan, Suriah, China, dan Qatar.

Dalam grup A sendiri, Iran pun berhasil melangkah lebih jauh dan telah masuk dalam 32 tim Piala Dunia 2018 setelah mengalahkan Uzbekistan dengan skor 2-0. Sehingga dalam Zona Asia dari 32 tim, Iran akan bertemu dengan Timnas Jepang, Korea Selatan, Arab Saudi, dan Australia.

Sejarah Baru Sepakbola Iran
Mulusnya Iran menuju laga sepak bola dunia paling bergengsi ini menjadikan sejarah baru dalam kancah sepakbola Iran. Karena, pada sejarah awalnya, Sepak bola di Iran tidak begitu mendapat perhatian pemerintah pada tahun 1980-an setelah Revolusi Iran pada 1979 serta akibat terjadinya Perang Iran-Irak. 

Foto by GTVM92/Wikipedia

Awal 1990-an dunia sepak bola Iran bangkit dengan pemain-pemain berbakat seperti Ali Daei, Mehdi Mahdavikia, Khodadad Azizi dan Karim Bagheri. Tahun 1998, Iran lolos ke Piala Dunia kedua mereka secara dramatis melalui peraturan gol tandang (away goal) setelah menahan imbang Australia 1-1 di Iran dan 2-2 di Melbourne, Australia dalam babak play-off. Pada Piala Dunia tersebut, Iran mencatat kemenangan pertamanya dalam pertandingan melawan Amerika Serikat.

Setelah itu, Iran kembali mengeluarkan taringnya dengan lolos babak kualifikasi dan masuk pada Pila Dunia 2006 dan 2014. Jika menarik ke belakang hingga mendapatkan kursi dalam 32 tim Piala Dunia 2018, jarak keikutsertaan Timnas Iran kira-kira membutuhkan waktu sekitar 20 tahun dan 8 tahun untuk bisa berjibaku di Piala Dunia.

Sebagai tim non unggulan, mulusnya Timnas Iran masuk dalam daftar tim Piala Dunia 2018 ini menjadi sejarah baru, karena suksesnya Iran ke Piala Dunia 2018 membuat mereka juga sukses untuk pertama kalinya ke ajang Piala Dunia sebanyak dua kali secara beruntun. Tentunya hal ini sebuah prestasi. 

Ditambah lagi, rekor barunya ini dibawa oleh skuad generasi emas. Karena, rata-rata skuad  Iran merupakan salah satu yang termuda, yakni 26.37 tahun, lebih muda ketimbang Korea Selatan (27.25) dan Jepang (27.12). Pemain termuda yang saat ini menjadi andalan mereka adalah gelandang Rostov yang baru berusia 20 tahun, Saeid Ezatolahi. ** (SS)

SHARE