Kebiasaan Mengumpat Membuat Kita Sehat, Benarkah? | Male Indonesia - Men in Life Men in Style
Kebiasaan Mengumpat Membuat Kita Sehat, Benarkah?
Gading Perkasa | Sex & Health

Kebiasaan mengumpat bukanlah hal yang baik. Apalagi jika Anda melakukannya di depan banyak orang. Sulit membayangkan seperti apa anggapan orang terhadap Anda nantinya.

kebiasaan mengumpat - Male IndonesiaPhoto by Cristian Newman on Unsplash

Meski tergolong sebagai kebiasaan buruk, berdasarkan penelitian terbaru ditemukan fakta, bahwa kebiasaan mengumpat mempunyai banyak manfaat. Benarkah demikian?

Betul. Manfaat yang diperoleh tidak sekadar kesehatan fisik dan mental semata, tetapi juga memengaruhi bagaimana kita berkomunikasi kepada orang lain. Jelasnya, mengumpat sangat bagus untuk kehidupan kita.

Sepertinya MALEnials terheran-heran dengan penjelasan di atas. Berikut ini ada sejumlah alasan ilmiah yang menyebutkan mengapa kebiasaan mengumpat tidak masalah bila Anda lakukan sesekali. Semoga bisa menjawab keheranan Anda.

Memberikan ketenangan
Para ahli mengatakan, jika kita membiarkan umpatan keluar dari mulut secara keseluruhan, itu bukanlah sesuatu yang buruk. “Manfaat kesehatan dari mengumpat meliputi peningkatan sirkulasi, endorfin, serta memberikan ketenangan, kontrol dan kesejahteraan diri,” ujar Neel Burton, Psikiater di Inggris sekaligus pengarang buku Heaven and Hell: The Psychology of the Emotions.

Memperbaiki toleransi pada rasa sakit
Studi yang dipublikasikan pada 2011 menyatakan, kebiasaan mengumpat bisa meningkatkan kemampuan seseorang dalam menahan rasa sakit. Peneliti menduga, umpatan dapat mengaktifkan pelepasan senyawa tubuh dimana fungsinya adalah menghilangkan rasa sakit. Efek menenangkannya hampir sama seperti morfin.

Cara efektif melakukan komunikasi
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa mengumpat berpotensi meningkatkan efektivitas dan persuasi argumen. Di samping itu juga dapat mengomunikasikan perasaan seseorang terkait suatu hal tanpa perlu menjelaskannya secara gamblang. BBC melaporkan, dengan mengeluarkan umpatan, orang bisa berkomunikasi lewat kalimat sekaligus mengeluarkan respon emosional akan hal tersebut. Umpatan memungkinkan kita meluapkan ekspresi kemarahan, rasa jijik, sakit atau sebagai tanda agar orang lain menjauh, tanpa kekerasan fisik.

Lebih jujur
Studi terbaru menemukan fakta, orang-orang yang sering mengumpat cenderung jarang berbohong dan memiliki integritas jauh lebih tinggi. Para peneliti menguji penggunaan ‘kata-kata kotor’ partisipan serta mengukur skala kebohongan lewat pemberian beberapa pertanyaan guna menentukan kejujuran mereka. Hasilnya positif, seseorang yang senang mengumpat sangat dekat dengan kejujuran.

IQ tinggi
Sering mengumpat? Itu bisa menjadi tanda bahwa Anda cukup cerdas. Sejumlah studi mengatakan, kelancaran kita mengumpat disertai kata-kata tabu berhubungan dengan luasnya perbendaharaan kata. Para peneliti yang mempelajari studi tersebut mengatakan, kebiasaan mengumpat berkaitan akan IQ tinggi.**GP

SHARE