Air Terjun Sipiso-piso, Pesona di Tanah Karo | Male Indonesia - Men in Life Men in Style
Air Terjun Sipiso-piso, Pesona di Tanah Karo
Sopan Sopian | Relax

Menjelajah dataran tinggi tanah Karo, Sumatra Utara, rasanya kurang menarik jika tidak menelusuri wisata alam lainnya, salah satunya adalah air terjun Sipiso-piso. Wisata air terjun yang ada di Desa Tongging, Kecamatan Merek ini sungguh menakjubkan. Karena air terjun Sipiso-piso merupakan salah satu ikon wisata di sekitar danau Toba yang pesonanya terkenal hingga ke manca negara.


Producer: Ita Sembiring - Drone Pilot & Campers: Michael Ridwanullah

Saat menempuh perjalanan dari Medan, untungnya cuaca cukup cerah menuju Kota Kabenjahe. Sesampai di Kabanjahe, tak ingin memanfaarkan cuaca yang cukup bersahabat, kami dilanjutkan perjalanan dengan menempuh jarak 24 km ke arah Danau Toba hingga sampai tujuan di desa Tongging. Perjalanan menuju ari terjun Sipiso-piso bisa menggunakan bus atau mobil pribadi. Lagi-lagi sangat bersyukur dengan cuaca yang mendukung perjalanan, sehingga dengan kurun waktu tiga jam dari Medan sampai air terjun Sipiso-piso bisa tepat waktu. 

Sesampainya di tempat tujuan, kami memilih berisitrahat lebih dahulu di Gardu Pandang Sipiso-piso. Udara yang berasal dari perbukitan, membuat udara terasa sejuk. Cocok untuk mengisi stamina sebelum turun ke dasar air terjun. Dari sini juga, keindahan sudah terlihat begitu menawan. Dari hamparan Tanah Karo yang hijau, kami melihat bisa melihat pegunungan Samosir yang posisinya mengelilingi Danau Toba. Sangat indah. 

Dari area ini juga, pemandangan indah dari salah satu air terjun tertinggi di Indonesia ini sudah terlihat.  Perlu Anda ketahui, ketinggian air terjun Sipiso-piso mencapai 120 meter atau setara dengan 360 kaki dan berada pada 800 meter di atas permukaan laut. Begitu menawan, putih dan tajam ditengah-tengah tebing yang hijau. Keindahan pemandangan alam ini seperti keindahan khas Eropa. Anda harus percaya itu. 

Perlu juga diketahui, nama Sipiso-piso, menurut masyarakat setempat artinya pisau atau piso. Hal ini digunakan untuk mempresentasikan ketinggian dan derasnya air terjun yang mengalir deras seperti sebilah pisau tajam.

air terjun Sipiso-piso - Male Indonesia

Perjalanan Penuh Tantangan
Setelah stamina terisi, kami siap menempuh perjalanan menurun dengan melewati ratusan anak tangga. Rute yang cukup sulit saat menuruni anak tangga menjadi tantangan kami. Untungnya, keindahan saat menuruni anak tangga juga begitu menawan, jadi sesulit apapun rute yang dilewati, keindahan itu adalah semangatnya. Tidak lupa, welfie pun menjadi penghibur dikala lelah ketika berada ditengah-tengah perjalanan menuruni anak tangga. 

air terjun Sipiso-piso - Male Indonesia

Rute semakin menjadi tantangan ketika dasar sudah terlihat, karena semakin ke bawah, kondisi semakin basah dan licin. Selama satu jam lamanya dari puncak ke dasar. Rasanya memang melelahkan. Tapi, ketika arah pandangan kami menuju bukit yang ada di sekeliling air terjun, rasanya inilah surga dunia di Tanah Karo. Karena suara gemuruh air terjun yang berpadu dengan hijau pinus membuat suasana hati dan pikiran menjadi rileks.

Hal menarik dari air terjun Sipiso-piso ini adalah riak airnya itu akan mengalir ke bawah menuju Danau Toba. Momen inilah yang dimanfaatkan wisatawan lokal dan mancanegara dengan berendam di aliran sungai Sipiso-piso ini. Namun, bagi Anda yang tidak bisa berenang, urungkan niat untuk ikut terjun ke sungai ini.

air terjun Sipiso-piso - Male Indonesia

Ternyata, ada hal yang harus diperhatikan. Kami juga lupa akan itu, karena euforia keindahan pemandangan dari dasar ini. Ketika ingin mengabadikan keindahan air terjun Sipiso-piso, kamera atau ponsel benar-benar terlindungi. Soalnya, pendaran derasnya air yang jatuh ini seperti hujan. Sehingga bisa membuat kamera dan ponsel Anda rusak. 

Setelah beberapa saat lamanya menikmati keindahan air terjun Sipiso-piso, sebelum senja tiba, kami pun bergegas untuk kembali ke atas. Karena, ketika terlalu sore, kabut tebal akan menghalangi perjalanan menyusuri anak tangga menuju ke atas.

Penginapan dapat ditemukan di Desa Tongging atau di Kota Kabanjahe, Ibukota Kabupaten Karo. Sedangkan untuk membeli cendera mata, di lokasi wisata air terjun ini tersedia beragam jenis suvenir yang unik dan tentunya harga terjangkau. Di malam hari kami akhirnya menyantap ikan bakar plus sambal Andaliman (khas Batak). Luar biasa sedapnya! ** (SS) 

SHARE