Sekantor dengan Mantan, Harus Bagaimana? - Male Indonesia
Sekantor dengan Mantan, Harus Bagaimana?
MALE ID | Works

Pernahkah MALEnials mengalami kondisi dimana Anda sekantor dengan mantan pasangan? Jika demikian, tentu yang ada hanya rasa terkejut dan bingung bagaimana harus bertindak.

sekantor-dengan-mantan-Male-IndonesiaPxhere.com

Di lingkungan kerja, Anda sulit menghindari berbagai masalah yang sebenarnya simpel namun dapat mengakibatkan produktivitas menurun. Membiarkannya berlarut-larut malah membuat keberadaan Anda di dalam perusahaan kian terancam.

Masalah yang memicu seseorang kurang nyaman bekerja bermacam-macam. Misalnya kurang ada kecocokan dengan rekan kerja, bidang tidak sesuai keahlian, gaji minim dan masih banyak lagi.

Dan di antara itu semua, yang bisa disebut sebagai masalah besar adalah ketika Anda sekantor dengan mantan. Kondisi ini membuat Anda bertanya-tanya, “Apa yang harus saya perbuat?”

Tak perlu kebingungan. Anda bisa menghadapi mantan dengan cara elegan. Cukup Anda praktikkan tahapan-tahapan berikut.

Bersikap Wajar
Langkah paling pertama yaitu bersikaplah sewajar mungkin jika Anda tak sengaja sekantor dengan mantan. Anggaplah ia sama seperti rekan kerja lainnya. Teguran maupun pujian yang Anda berikan juga secukupnya saja, tidak usah berlebihan. Sedangkan apabila Anda terpaksa berkomunikasi padanya, bicarakan topik seputar pekerjaan tanpa membahas masa lalu.

Fokus Bekerja
Tetap fokus bekerja agar Anda tidak kembali mengingat momen bersama mantan. Bila perlu, cari kesibukan yang bisa Anda kerjakan setelah pekerjaan utama selesai. Misalnya mengerjakan proyek baru dari atasan atau proyek sampingan Anda. Intinya, tenggelamkan diri dalam kesibukan dan Anda benar-benar ‘terbebas’ dari mantan.

Membatasi Interaksi
Kesempatan untuk bertatap muka dengan mantan akan selalu tiba dan sulit terelakkan. Entah saat mengikuti rapat ataupun makan siang di suatu tempat. Anda dapat mengatasinya melalui cara membatasi interaksi. Bisa juga mengatur jadwal tiba dan pulang di kantor. Karena jarang bertemu, otomatis interaksi kian terbatas.

Menjunjung Profesionalitas
Ketika sang mantan justru berusaha menyudutkan Anda, segera ambil waktu yang tepat guna melakukan pembicaraan berdua. Tujuannya membahas sikap dan perbuatan mantan selama di kantor. Tetapkan batasan, jaga profesionalitas sebagai karyawan yang mempunyai prioritas memajukan perusahaan.

Menjaga Hal Bersifat Pribadi
Langkah terakhir yaitu saling menjaga privasi masing-masing. Tak menutup kemungkinan, beberapa karyawan di kantor tahu seperti apa hubungan Anda dan mantan di masa lalu. Walau demikian, usahakan agar isu tidak menyebar apalagi sampai terdengar di telinga atasan. Saat privasi terjaga, isu tersebut lambat laun akan sirna.**GP

SHARE