Penggunaan Charger Palsu Diteliti, Apa Bahayanya? - Male Indonesia
Penggunaan Charger Palsu Diteliti, Apa Bahayanya?
MALE ID | Digital Life

Penggunaan charger palsu dalam mengisi daya perangkat smartphone khususnya iPhone sudah menjadi kebiasaan setiap orang. Bahkan di seluruh negeri. Di Indonesia? Tentu ini banyak juga pemakainya dengan alasan yang beragam. Salah satunya adalah harganya yang terjangkau dibandingkan dengan yang asli.

charger palsu - Male IndonesiaPixabay.com

Padahal, penggunaan charger palsu untuk mengisi daya smartphone yang lekat dengan sosok Steve Jobs ini bisa saja mengancam keselamatan perangkat yang Anda miliki. Bahkan keselamatan penggunanya. Karena, berdasarkan riset yang dilakukan oleh spesialis perangkat elektronik, 49 dari 50 perangkat palsu gagal melewati tes kelayakan.

Perangkat ini tidak lain adalah charger palsu. Di mana, para hali yang tergabung dalam Electrical Safety First menguji berbagai pengisi baterai iPhone palsu dan menemukan bahwa 98 persen dari perangkat palsu itu memiliki potensi menyebabkan sengatan listrik yang mematikan atau percikan api.

Dengan kata lain, tulis Safety First dalam laman blognya. Satu dari tiga pengisian daya yang diuji gagal dalam setiap bagian tes kelayakan. Terutama saat tes kekuatan listrik. Percikan api pada perangkat charger palsu tersebut ternyata bisa disebakan oleh berbagai hal. Salah satunya adalah penggunaan bahan dengan kualitas di bawah standar yang telah ditentukan. 

Sehingga, bahan itulah yang dapat memicu hubungan pendek listrik pada rangkaian yang mengakibatkan meledeknya smartphone yang kerap terjadi. Diperparahnya, ketika ledakan terjadi saat perangkat atau smartphone digunakan. Karena keselamatan pengguna bisa jadi taruhannya. 

Penggunaan charger palsu juga tidak hanya beredar banyak di negara-negara bekembang, menurut data konsem di Inggris, peredaran pengisi daya palsu di negaranya bisa dibilang cukup besar. Dari 400 charger palsu, 397 di antaranya gagal lolos sebagai perangkat yang aman bagi penggunanya.

Selain mengakibatkan percikan api ada beberapa hal yang bisa langsung Anda rasakan.  Jika arusnya tidak stabil, dampaknya bisa berakibat pada sensitivitas layar sentuh smartphone. Kemudian, panjang dan lebar USB dalam pengisian baterai juga berpengaruh,  jika lebih panjang atau lebih lebar, akan merusak port USB smartphone.

Yang paling terasa pengaruhnya Anda menggunakan charger palsu adalah baterai smartphone Anda akan lebih lama dalam pengisian daya dan tentu saat digunakan,  baterai lebih cepat boros. ** (SS)  

SHARE