Pikirkan Hal Ini Sebelum Menerima Warisan Bisnis - Male Indonesia
Pikirkan Hal Ini Sebelum Menerima Warisan Bisnis
MALE ID | Works

Mendapatkan warisan bisnis keluarga tidak semudah yang Anda bayangkan. Karena kecekatan, pengalaman, dan nasib seseorang dalam memegang sebuah bisnis tentulah berbeda-beda. Bisa saja, bisnis yang tadinya telah di atas awan, jatuh berkeping-keping tanpa sisa. 

warisan bisnis keluarga - Male IndonesiaPixabay.com

Maka dari itu, warisan bisnis keluarga tidak bisa disepelakan begitu saja. Karena ketika Anda yang mendapatkannya, tentu tanggungjawab ada dipundak Anda, minimal untuk tetap mempertahankan kedudukan bisnis keluarga Anda. Untuk itu, sebelum Anda menerima warisan bisnis keluarga, ada beberapa hal yang mesti Anda perhatikan.

Hindari Berpikir Kesuksesan di Awal
Saat seseorang mendapatkan sebuah warisan yang khususnya adalah sebuah perusahaan atau bisnis keluarga, banyak yang malahterlalu senang yang akhirnya menimbulkan tindakan gegabah dan seenaknya dalam bertindak. Akibatnya, bukannya berkembang, usaha keluarga yang dipercayakan atau diturunkan justru berhenti ditengah jalan. Bahkan parahnya lebih menumpuk hutang yang membuat keluarga lebih jatuh lagi.

Untuk menghindari hal tersebut. Manfaatkan orang tua Anda yang memberikan usaha tersebut. Mintalah pedoman atau petuah untuk dapat meneruskan usaha keluarga agar semakin berkembag. Tetapi ingat, semua nasib masih ditentukan pada diri Anda. Karena perusahaan atau bisnis keluarga yang diwariskan kepada Anda menjadi tanggung jawab Anda sepenuhnya.

Mencoba Menjajal Usaha Sendiri
Selain meminta pedoman atau petuah, sebelum menerima warisan bisnis untuk melanjutkan usaha keluarga, sebaiknya Anda mencoba menjajal bisnis sendiri atau bekerja bersama orang lain terlebih dahulu. Hal ini bertujuan untuk pembentukan karakter. 

Ketika Anda langsung menjabat sebagai pemilik sebuah usaha tanpa mengerti bagaimana sulitnya menjalankan sistem organisasi perusahaan, maka kemungkinan terjadinya otoriter dalam memimpin semakin besar. Hargai setiap usaha dengan menjalani proses dari bawah supaya memiliki pikiran terbuka dan bijaksana dalam mengambil keputusan.

Hindari Politik Keluarga
Di dalam bisnis keluarga tentu tidak hanya karyawan luar saja yang ada di dalamnya, tetapi juga ada sosok keluarga yang memang ditempatkan posisi tertentu untuk membantu membangun sebuah perusahaan. Tentu, ketika warisan bisnis keluarga Anda berkembang saat Anda duduk diposisi CEO atau Direktur Utama, mungkin Anda sulit mencerna segala sesuatu dengan akal sehat. Ketika ada karyawan yang memiliki potensi baik, justru Anda panik dan ingin menyingkirkannya. 

Sebaiknya jauhkan persepsi ini, karena hanya akan membuat bisnis tersebut jatuh baik dalam waktu cepat atau lambat. Terbukalah terhadap segala masukan, baik itu dari pihak keluarga atau luar. Ketika ada sosok yang mampu memajukan usaha tersebut, tempatkan mereka pada posisi yang sesuai dan belajar darinya untuk dapat terus berkembang. Jaga profesionalitas dan jangan sampai orang yang potensial justru tersingkir hanya lantaran bukan bagian dari anggota keluarga Anda. ** (SS)

SHARE