Terlalu Akrab dengan Atasan, Ini Dampaknya - Male Indonesia
Terlalu Akrab dengan Atasan, Ini Dampaknya
MALE ID | Works

Terlalu Akrab dengan Atasan dan tetap kompak dengan rekan kerja yang lain tentu sebuah harapan yang dimiliki setiap karyawan. Karena memiliki hubungan yang baik dengan rekan kerja bisa membantu meningkatkan kerja. 

akrab dengan atasan - male IndonesiaPhoto by Hermes Rivera on Unsplash

Meski semuanya dapat berjalan, tetapi Anda harus menyadari bahwa terlaku dekat dengan atasan atau bos justru kurang baik terhadap diri Anda sendiri. Sebuah penelitian yang dikatakan Psikolog Kate Snowise menunjukan bahwa memiliki teman dekat di tempat kerja adalah salah satu penunjang untuk mendapatkan hasil kerja yang bagus, tapi hal tersebut akan bermasalah bila orang tersebut adalah atasan Anda. "Karena mereka kemudian memiliki kuasa atas karier," tutur Snowsie kepada Huffington Post.

Padahal setiap karyawan justru berlomba ingin dekat dengan atasan atau pimpinan dalam sebuah perusahaan. Lalu apa tanda yang bisa mengindikasikan Anda terlalu dekat dengan Atasan yang justru memiliki efek buruk atau bahaya terhadap diri Anda sendiri?

1. Tidak Ada Masukan yang Membangun
Sebenarnya, ada garis batasan yang jelas antara atasan dan teman. Jika Anda terlalu dekat dengan atasan, dikhawatirkan Anda tidak lagi menerima masukan objektif yang membangun. Parahnya, Anda bisa saja tidak lagi mendapat arahan jenjang karier berikutnya. Hanya seorang atasan yang bisa berkomentar untuk memacu Anda maju. Artinya, seorang teman biasanya tidak akan mengecewakan atau menyerang Anda, namun masukan yang keras dari atasan bisa menjadi bahan bakar positif untuk Anda maju dalam karir.

2. Selalu Diistimewakan
Selalu diberi proyek oleh atasan hingga lebih sering diajak makan siang dibandingkan rekan kerja lain, ini sebenarnya pertanda yang kurang bagus. Karena Anda menjadi lebih sering bertatap muka dengan atasan dan berisiko dikucilkan oleh rekan kerja Anda. Dampaknya, Anda jadi lebih sulit untuk bekerja sama dengan rekan kerja yang lain.

3. Bercanda dengan Atasan 
Tanda lain Anda terlalu dekat dengan atasan adalah ketika Anda tanpa sadar sedang bercanda dengan atasan di depan rekan kerja lain dan hanya Anda dan atasan yang mengerti. Sebenarnya berteman dekat dengan atasan di luar kantor tidak ada yang melarang, namun cukup untuk di luar, tidak lebih untuk urusan profesional di dalam kantor. Karena selain akan membuat rasa tidak nyaman yang dirasakan karyawan lain, terlalu dekatnya Anda dengan atasan ketika dalam suatu rapat, Anda dan atasan saling pandang satu sama lain karena membicarakan rekan lain, ini justru akan merusak produktivitas kerja.

4. Batasan Kerja jadi Samar
Sebuah rapat tentu seharusnya menjadi momen pembahasan yang sangat penting dan serius. Namun ketika Anda terlalu dekat dengan atasan, batasan antara kerja dan bermain menjadi samar. Hal itu pun ketika Anda dalam sebuah rapat. Sehingga bahayanya Anda tidak akan mendapat arahan atau dukungan yang dibutuhkan. Sehingga rapat menjadi terlalu santai.

5. Wajib Bertemu di Luar Jam Kerja
Jika pun hanya sekali hingga dua kali Anda diajak makan bersama dengan atasan, tidak ada masalah. Lain ceritanya jika setelahnya Anda justru diajak untuk menemani kegiatan lain, seperti golf, tenis, dan lain sebagainya. Sementara Anda juga ada pekerjaan lain dan pastinya jadi mengganggu kinerja Anda sendiri. ** (SS)

SHARE