Rekan Kerja Suka Bergosip? Begini Mengatasinya! | Male Indonesia - Men in Life Men in Style
Rekan Kerja Suka Bergosip? Begini Mengatasinya!
Gading Perkasa | Works

Hampir sebagian besar dari kita dapat dipastikan sesekali hingga suka bergosip akan berbagai hal, yang umum dilakukan wanita dan pria. Kegiatan yang konotasinya negatif ini kerap ditemui di setiap lingkungan. Termasuk lingkungan kerja yang tidap luput dari topik untuk bergosip, dari membahas rekan kerja, situasi kantor, dan lainnya.

suka bergosip - Male Indonesiapeoplecreations / Freepik

Sejatinya, penyebaran informasi oleh para tukang gosip sangat deras, namun diragukan kebenarannya. Hanya berdasar dari rumor atau isu yang beredar di kantor, mereka (tukang gosip-red.) langsung menjustifikasikan isu tersebut sebagai sebuah fakta. Dan layaknya angin berhembus, gosip menyebar ke berbagai penjuru di kantor Anda.

Rekan kerja yang suka bergosip menjadi salah satu kesulitan terbesar untuk Anda hadapi. Jangan sampai terjebak di dalam lingkungan para tukang gosip dan hindarilah sebisa mungkin. Pasalnya, lingkungan yang seperti itu mengurangi produktivitas dan dapat merugikan diri Anda. Percayalah, Anda tidak akan mau merasakan akibatnya di kemudian hari.

Lalu bagaimana caranya menyikapi rekan kerja yang suka bergosip? Tak perlu berlarut-larut. Berikut ini penjabaran singkatnya.

Abaikan ucapannya
Rasa penasaran memang merupakan sifat alami manusia. Namun buat apa Anda penasaran akan sesuatu yang belum terbukti kebenarannya? Tak perlu Anda hiraukan rekan kerja yang sering menebarkan gosip. Fokus saja pada pekerjaan Anda, karena mendengarkan gosip adalah tindakan mubazir dan buang-buang waktu.

Jangan memulai
Menghindari setiap serangan tukang gosip memang mustahil dilakukan. Kalau sudah begini, yang bisa Anda perbuat adalah jangan pernah membuka topik meski hanya sekali. Tukang gosip akan merasa senang atas keberhasilannya memancing Anda. Jadilah pribadi berkualitas dengan tidak berbicara mengenai keburukan orang.

Konfirmasi ke pihak terkait
Terkadang Anda perlu mengeluarkan teknik investigasi secara mendalam. Menghadapi gosip, cobalah konfirmasi kepada pihak yang bisa memberikan kebenaran secara gamblang dan tepercaya. Ingat, gunakan langkah ini untuk menemukan kebenaran, bukan ikut campur urusan orang lain. Sebagai contoh bila ada desas-desus kenaikan gaji atau bonus, tak ada salahnya Anda konfirmasi langsung kepada atasan Anda. Karena, Anda juga berstatus karyawan di perusahaan tersebut.

Menjaga ucapan dan perbuatan
There is no guarantee bahwa rekan kerja di kantor tidak menggosipkan Anda sama sekali. Bisa jadi, di belakang Anda ia mengatakan hal yang aneh-aneh terkait diri Anda. Maka dari itu selalu jaga ucapan maupun perbuatan kapan saja dan dimana saja. Salah satu manfaat yang didapat, tukang gosip sulit menemukan sisi buruk Anda untuk diberitakan.**GP

SHARE