Akankah Otot Menjadi Lemak saat Berhenti Latihan? - Male Indonesia
Akankah Otot Menjadi Lemak saat Berhenti Latihan?
MALE ID | Sex & Health

Ada sebuah anggapan yang berkembang di masyarakat, bahwa jika Anda berhenti latihan maka otot yang Anda miliki akan berubah menjadi lemak. Benarkah anggapan tersebut?

berhenti-latihan-male-IndonesiaPhoto by Wesley Quinn on Unsplash

Salah besar. Otot dan lemak adalah dua hal berbeda. Otot yang notabene sebagai sel tubuh aktif memiliki berbagai fungsi, salah satunya membakar kalori. Dengan kata lain, otot layaknya mesin yang membakar kalori di dalam tubuh.

Sedangkan lemak merupakan bagian tubuh yang menyimpan cadangan kalori. Apabila otot tidak bekerja, maka lemak juga cenderung tetap jumlahnya karena tak ada pembakaran kalori. Justru lemak akan semakin bertambah dan membuat salah satu bagian tubuh Anda menjadi lebih tebal.

Menurut Arnav Sarkar, seorang praktisi kebugaran, lemak dan otot sama sekali berbeda. Tidak akan ada perubahan antara satu dan yang lainnya. “Otot akan menyusut ketika seseorang berhenti latihan sementara lemak bertambah banyak akibat tidak aktifnya mesin pembakar di tubuh. Namun, bukan berarti otot berubah menjadi lemak,” tutur Arnav.

Otot hanya bisa tumbuh dan berkembang jika seseorang melakukan aktivitas. Cara paling tepat untuk menumbuhkan sel-sel otot yakni dengan latihan angkat beban. Saat Anda rutin menjalani angkat beban kemudian berhenti latihan dalam kurun waktu cukup lama, maka otot mengalami penyusutan sehingga kembali ke ukuran semula. Bila Anda mengonsumsi karbohidrat dalam jumlah berlebih dan jarang melakukan latihan, lemak akan berkumpul dan membuat tubuh lebih lebar dan berat.

Sementara itu, seorang ahli kebugaran, Wanitha Ashok mengatakan, berubahnya otot menjadi lemak adalah mitos belaka. Otot dan lemak tidak memiliki koneksi atau hubungan apapun karena kedua hal itu sejatinya bertolak belakang.

Kedua ahli berkesimpulan, ukuran otot dapat berkurang ketika seseorang memutuskan berhenti latihan aktivitas fisik. Walau demikian tidak ada yang namanya perubahan otot menjadi lemak. Mereka menghimbau, seseorang dapat melakukan latihan sederhana di rumah guna menghentikan timbulnya jaringan lemak sewaktu belum sempat mendatangi pusat kebugaran.

Agar ukuran otot tetap terjaga dan tidak menyusut, Anda wajib latihan beban secara rutin. Yaitu sebanyak tiga hingga empat kali dalam seminggu. Sehingga pembakaran lemak pada tubuh juga lebih optimal karena otot sebagai mesin pembakar kalori akan terus bekerja.

Di samping itu Anda juga perlu mengimbangi dengan pola makan tinggi protein dan rendah karbohidrat. Cara ini bisa membuat tubuh Anda senantiasa kencang, sehat serta bebas lemak.**GP

SHARE