Gerbang Neraka: 3 Simbol dan Misteri Gunung Padang - Male Indonesia
Gerbang Neraka: 3 Simbol dan Misteri Gunung Padang
MALE ID | Review

Gerbang Neraka (2017) merupakan film horor teranyar besutan sutradara kenamaan Rizal Mantovani. Dibandingkan dengan film horor sebelumnya, Jailangkung (2017), Gerbang Neraka menawarkan konsep baru dalam meramu genre horor dalam negeri.

Di mana Rizal memadukan unsur fantasi, petualangan, dan science fiction dalam film ini. Sehingga penonton tidak melulu melihat adegan-adegan mencekam yang mengagetkan. Melainkan lebih dari itu, selain menegangkan, penonton juga akan dibawa pada petualangan para tokoh dalam penemuan situs Piramid Gunung Padang.

gerbang neraka 2

Tak hanya itu, kecerdikan penulis skenario dan sutradara pun akan membuat penonton berpikir untuk memaknai sifat-sifat manusia dalam tokoh yang dibangun dari sudut pandang si pentonnya sendiri.

Film yang skenarionya ditulis Robert Ronny ini menceritakan tiga tokoh dengan latar belakang, watak, dan profesi yang berbeda. Tiga tokoh itu adalah, Tomo Gunadi (Reza Rahadian) seorang wartawan majalah misteri namun dirinya tidak begitu percaya hal-hal yang berbau klenik.

Tokoh kedua adalah Guntur Samudra (Dwi Sasono) seorang paranormal yang justru selalu mengaitkan apapun dengan hal gaib. Ketiga Arni Kumalasari (Julie Estelle), seorang arkeolog yang berpegang teguh pada ilmu sains.

Ketiganya dipertemukan berawal dari berita himbuan Presiden untuk menutup akses Piramida Gunung Padang bagi warga. Karena akan ada sebuah ekskavasi oleh tim arkeolog lokal. Tomo kemudian tertarik untuk melakukan peliputan lebih mendalam mengenai Piramida Gunung Padang tersebut.

gerbang neraka

Berita itu nyatanya tercium Guntur, dia percaya ada misteri di balik Piramida Gunung Padang tersebut. Karena ditutup, keduanya hanya bisa menunggu waktu berpihak sampai Arni yang merupakan pimpinan ekskavasi, mengizinkan mereka ikut mengungkap misteri dibalik Piramida berusia 5000 tahun sebelum masehi (SM) itu.

Seiring berjalannya waktu, kejadian-kejadian janggal mulai terjadi dari meninggalnya seorang profesor arkeologi, Theo Wirawan (Ray Sahetapi) hingga banyak orang yang meninggal tidak wajar pada saat ekskavasi. Meski banyak kejanggalan, Arni tidak ingin ada pihak lain yang ikut campur atau mengaitkanya dengan hal-hal klenik, khususnya Guntur dan Tomo yang mencoba menawarkan diri untuk membantu.

Namun, Arni kemudian terpaksa harus mengakui bahwa kejadian-kejadian mistis memang terjadi di situs Piramida era megalitikum yang berlokasi di Cianjur, Jawa Barat itu. Akhirnya mereka bersatu mengungkap misteri dibalik Piramida itu.

Saat mulai terungkap, ketiganya mulai diteror oleh sebuah makhluk yang diutus oleh kekuatan yang lebih besar dari inti Piramida Gunung Padang. Mereka yang tadinya memiliki kepentingan masing-masing harus bersatu untuk mencegah teror yang bisa menimbulkan malapetaka yang mengikutinya itu.

Tiga Sumber Masalah Manusia
Saat mulai ada ancaman dari inti Piramida Gunung Padang itu, secara bersamaan ketiga tokoh ini dalam sebuah adegan diperlihatkan tiga buah simbol yang muncul pada dinding. Simbol-simbol itu memiliki arti gold, glory, dan gospel.

Di sinilah inti dari mempersatukan tiga watak, latar belakang, dan profesi tokoh-tokoh di dalam film Gerbang Neraka. Dan inilah, kata Ronny dan Rizal, tema yang dicari untuk bisa menghubungkan manusia.

IMG_6808 (800 x 533)

"Akhirnya kita menemukan, terlepas dari perbedaan kebudayaan maupun jaman, ada tiga hal yang selalu dikejar manusia, yaitu gold, glory, dan gospel," kata Rony.

Tiga hal ini juga, sambung Rony, dapat menjadi sumber masalah atau sebaliknya bagi manusia. Tergantung bagaimana memaknainya. Ketiga simbol itu, kemudian dipresentasikan dalam tiga tokoh film tersebut.

Tomo seorang wartawan yang sudah kehilangan idealisnya yang hanya mengejar uang melambangkan gold, Guntur sang paranormal menginginkan ketenaran yang dilambangkan dengan glory, kemudian Arni seorang arkeolog yang begitu cinta akan sains menggambarkan gospel.

Fokus Pada Tiga Tokoh
Selain konsep yang baru, Rony dan Rizal juga sepertinya tidak ingin terkungkung pada satu tokoh saja. Dalam filmnya ini, semua tokoh mendapatkan porsi cerita yang seimbang.

Kompleksitas tokoh Tomo yang diperankan Rizan seiring berjalannya cerita, perlahan diungkap masalah-masalah pribadinya. Kemudian Arni, karakter yang begitu mengutamakan sain terlihat dari dialog-dialognya. Begitu pun karakter Guntur yang stabil dari awal sampai akhir film.

“Fokusnya tidak ke satu karakter saja, karakter utamanya ada tiga. Mungkin memang yang storyline-nya paling banyak adalah Reza, tapi bukan berarti dia karakter utama,” kata Rony.

Meski film ini sarat akan unsur fantasi, petualangan, dan science fiction, penonton akan dibawa rileks dengan dialog-dialog kocak Antara Guntur dan Tomo.

Lebih lagi, kecanggihan CGI dalam film Gerbang Neraka juga dibuat apik. Tidak salah jika proses syuting yang dimulai sejak 2015, baru dirilis pada tahun 2017 ini. "Makanya saya puas dengan aktirs-aktris profesional dalam film ini, mereka tidak hanya piawai dalam memerankan karakter, tetapi juga bisa membuat hidup CGI yang menggambarkan sisi dalam piramida Gunung Padang itu," Tutur Rizal kepada MALE Indonesia.

Perlu diketahui, Gerbang Neraka kini sedang tayang di bioskop di seluruh Indonesia sejak 20 September 2017.** 

SHARE