Perjalanan Philippe Coutinho ke Tanah Spanyol - Male Indonesia
Perjalanan Philippe Coutinho ke Tanah Spanyol
Sopan Sopian | Sport & Hobby

Nama Philippe Coutinho menjadi sebuah cerita baru di tanah Spanyol. Di mana namanya, digadang-gadang sebagai pemain dengan nilai transfer termahal sepanjang sejarah Barcelona. Karena Barcelona memboyongnya dari Liverpool FC dengan nilai transfer 160 juta euro (sekitar 2,6 triliun).

Philippe Coutinho - male IndonesiaKevin Walsh/wikimedia

Dengan nilai transfer itu juga, Philippe Coutinho mencatatkan namanya pada uturan ketiga rekor transfer tertinggi di dunia, berada di bawah nama Neymar Junior dan Kylian Mbappe, yang keduanya bermain untuk Paris Saint-Germain. 

Mengutip laman CNN, Klub Perancis itu dilaporkan membayar 263 juta euro untuk Neymar. Sedangkan Kylian Mbappe, PSG akan merogoh kocek sebar 213 juta euro pada akhir musim pinjaman awalnya dari Monako. "Saya senang bisa berada di sini karena ini seperti mewujudkan mimpi," tuturnya saat juma pers di Camp Nou.

Tak pelak, transfer tersebut menjadi pembicaraan hangat bagi para pencinta sepak bola, terutama bagi fans Barcelona dan Liverpool. Transfer ini juga melanjutkan kegilaan klub-klub raksasa Eropa dalam mendatangkan pemain bintang dalam beberapa tahun terakhir dengan harga yang bisa dibilang tidak masuk akal.

Namun, rasanya berlebihan, Mirror melaporkan, meski Barcelona membayar Philippe Coutinho lebih dari nilai pasar, namun itu sesuai dengan CIES Football Observatory yang menghitung nilai transfer pemain top di lima liga besar Eropa. Menurut angka dari Januari 2018, Neymar masih merupakan pemain paling mahal di dunia dengan nilai 213 juta euro.

Baca Juga: Skandal Memalukan dalam Tubuh Sepak Bola Dunia

Lionel Messi adalah yang kedua dalam daftar, dengan nilai transfer 202.2 juta euro, sementara striker Inggris Harry Kane yang berada di Tottenham Hotspurs tercatat dalam posisi ketiga dengan valuasi 194.7 juta euro.

Foto by Dipralb/Wikipedia

Mengintip Besaran Gaji Philippe Coutinho
Meski menurut hitung-hitungan di atas nilai transfer Coutinho masih terbilang sesuai, tetapi kepindahannya tidak dipungkiri mendongkrak pendatannya. Liverpool menggaji Coutinho sebesar 200.000 pounds per pekan (Rp 3,64 miliar). Lalu sang pemain hengkang ke Barcelona dan kembali mendapat kebaikan gaji.

Menurut lansiran media Spanyol, Coutinho mendapatkan gaji sebesar 240.000 pounds (Rp 4,37 miliar) per pekan. Jumlah tersebut membuatnya menjadi satu di antara empat pemain yang bergaji di atas 200.000 pounds per pekan di Barcelona. Philippe Coutinho menempat urutan ketiga, sedangkan di atasnya masih ada Luis Suarez dan Lionel Messi. 

Suarez yang pernah menjadi rekannya di Liverpool, mendapat bayaran sebesar 290.000 pounds (Rp 5,28 miliar) per pekan. Lionel Messi menjadi pemain dengan gaji termahal di Barcelona dengan bayaran mencapai 500.000 pounds (Rp 9,1 miliar) per pekan.

Pemain Fantastis
Barcelona mencoba untuk menandatangani Coutinho pada bursa transfer musim panas, tapi Liverpool menolak untuk menjual pemain yang telah mencetak 54 gol dalam lebih dari 200 penampilan untuk klub Merseyside dan merupakan pencipta konsisten peluang untuk pemain lain ini.

Namun keinginannya beranjak dan merumput di Barcelon, Liverpool mau tidak mau melepasnya. Hal tersebut diungkapkan manajer Liverpool Jurgen Klopp. "Hal ini dengan keengganan besar bahwa kita - sebagai tim dan klub - mempersiapkan diri untuk mengucapkan selamat tinggal kepada seorang teman baik, orang yang indah dan pemain yang fantastis di Philippe Coutinho," tuturnya dalam situs resmi Liverpool.

Baca Juga: Sederet Bintang Sepak Bola yang Pensiun di 2017

Coutinho, yang bergabung dengan Liverpool dari Inter Milan pada tahun 2013, telah mencetak tujuh gol di liga musim ini dan juga memainkan peran kunci dalam membantu tim Klopp lolos ke babak 16 besar Liga Champions.

Perjalanan Philippe Coutinho ke Barcelona
Perjalanan Coutinho untuk Barcelona dimulai pada Rocha, di Rio de Janeiro Zona Utara, dalam bayangan stadion Maracanã ikonik. Rumah sederhana pemain Brasil itu terjepit di antara Favela da Mangueira, salah satu kota kumuh tertua yang merayap di lereng bukit dan gudang-gudang industri kecil di Brazil.

Hidup di lingkungan yang sarat akan permainan bola, Coutinho pun memiliki ketertarikan itu. Sangat awal sekali, ia hanya bermain bola untuk lapangan futsal. Namun dengan keterampilan dan improvisasi tinggi, Coutinho kecil pun berkembang. 

Uniknya, yang melihat bakal pemain termahal ini adalah nenek dari seoran temannya yang kemudian memaksakan Jose Carlos untuk mendaftarkan anaknya tersebut ke sebuah akademi sekolah sepak bola. Beberapa bulan kemudian, ia pun masuk sebagai skuad muda Vasco da Gama.  

Dukungan keluarganya selama merumput, menjadi hal nomor satu bagi Philippe Coutinho. Mulai dari orang tua, saudaranya, dan istrinya Aine kerap duduk dikursi penonton untuk mendukungnya hingga akhirnya klun raksasa Italu Inter Milan merekrutnya pada usia 16 tahun dengan nilai 4 juta euro. 

Kepindahan Coutinho ke Internazionale itu berlaku efektif pada bulan Juli 2010, setelah ia berusia 18 tahun. Pelatih Rafael Benítez dan ketua Massimo Moratti saat itu mengatakan bahwa "Coutinho adalah masa depan Inter,". Pada tanggal 30 Januari 2012, Philippe Coutinho pindah ke tim asal Catalan RCD Espanyol dengan status pinjaman hingga akhir musim 2011-2012. Coutinho membuat penampilan pertamanya untuk RCD Espanyol pada 4 Februari 2012.

Pada 26 Januari 2013 Liverpool dilaporkan menyetujui biaya untuk memboyong dari Inter Milan dengan nilai transfer 8,5 juta euro. Dia melakukan debut pada tanggal 11 Februari 2013. 

Dianggap sebagai prototipikal Brasil nomor 10 dengan tipu daya, bakat, visi fantastis dan naluri gol yang tajam. Coutinho mampu ditempatkan sebagai gelandang ofensif (trequartista), second striker, dan di sayap. Dia memiliki visi dan kemampuan yang untuk membuka pertahanan dengan irama saat menggiring bola dan melakukannya secara konsisten. 

Dia telah dibandingkan dengan Lionel Messi dan Ronaldinho oleh mantan manajer Espanyol Mauricio Pochettino, dan banyak pujian dari sesama rekan tim Liverpool. Kini, di Barcelona, pemain dengan julukan "O Mágico" ini akan bergabung dengan mantan rekan setimnya Liverpool Luis Suarez. Selama musim 2013/2014 dua orang Amerika Selatan ini dikombinasikan untuk efek mematikan. ** (SS)

SHARE