Fakta Greg Graffin, Vokalis Band Punk Bad Religion - Male Indonesia
Fakta Greg Graffin, Vokalis Band Punk Bad Religion
MALE ID | News

Pecinta musik DIY (do it yourself) tentu sudah tidak asing lagi bila disebutkan vokalis band punk Bad Religion bernama Greg Graffin. Wajar saja, ia merupakan salah satu ikon paling berpengaruh di belantika musik bawah tanah.

vokalis band punk male indonesia 1
Antje Naumann (AllSystemsRed)

Selama 32 tahun bersama Bad Religion, ia sudah merilis sebanyak 16 album. Di antaranya How Could Hell be Any Worse? (1982), Back to the Known (1985), Suffer (1988), Against the Grain (1990), Generator (1992), Recipe for Hate (1993), Tested (1997), The Empire Strikes First (2004), New Maps on Hell (2007) serta yang terakhir Christmas Songs (2013).

Itu bila kita membahas mengenai kariernya di dunia musik. Namun di kehidupannya sehari-hari, vokalis band punk kelahiran 6 November 1964 tersebut mempunyai banyak hal yang barangkali belum MALEnials ketahui dan membuat Anda kian respect dengan dirinya.

Tak perlu berlama-lama lagi, simak uraian berupa fakta vokalis band punk Bad Religion, Greg Graffin di bawah ini.

Baca juga: Tom Morello, Suarakan Musik Perlawanan

Mendengar Musik punk Sejak Muda

vokalis band punk - male Indonesia
cecil/wikimedia 

Punya Album Solo
Pertama kali Greg mendengarkan musik punk yaitu di usia 15 tahun, tepatnya saat mendengarkan Rodney di sebuah radio. Bersama Jay Bentley, Jay Ziskrout dan Brett Gurewitz ia kemudian membentuk Bad Religion.

Album solo pertamanya lahir di tahun 1997, berjudul American Lesion yang banyak dipengaruhi musik pop dan folk. Dalam album ini terkuak bagaimana Greg terpukul paska perceraiannya dengan istri pertama, Greta. Sedangkan album solo keduanya dirilis pada tahun 2006, berjudul Cold as the Clay.

Merupakan Seorang Profesor
Siapa bilang musisi punk tidak boleh jenius? Greg Graffin lulus dari Cornell University dan bergelar Ph.D. di bidang Zoology. Disertasi miliknya berjudul “Evolution, Monism, Atheism, and the Naturalist World-View: Perspectives from Evolutionary Biology”. Maka jangan heran jika Greg Graffin kerap disebut-sebut sebagai Punk Professor.

Mengajar di Universitas
Vokalis band punk Bad Religion ini sering menghabiskan waktunya guna mengajar. Tercatat ia pernah mengajar evolution science di Cornell University dan life science di UCLA setiap hari Selasa dan Kamis. Sisa waktunya ia curahkan sepenuhnya bersama band.

Aktif Menulis Buku
Bisa dibilang Greg termasuk penulis yang produktif. Terhitung sejak tahun 1992, ia mulai aktif menulis jurnal tentang Vertebrata dan sampai detik ini terhitung empat buah buku telah ia tulis. Di antaranya Anarchy Evolution: Faith, Science, and Bad Religion in a World Without God dan The Population Wars.

Menyebut dirinya sebagai naturalist
Di buku karangannya Anarchy Evolution, Greg Graffin menyebut dirinya bukanlah orang religius. Kendati demikian ia menolak diberi predikat sebagai atheist, melainkan seorang naturalist. Salah satu pernyataannya tentang hal ini, “Naturalism is a belief system. A lot of scientists bristle at that. We all have to believe we can find the truth. Evidence is my guide. I rely on observation, experimentation and verification”.

Memperoleh penghargaan di dunia science
Sebagai seorang vokalis band punk serta peneliti, Greg pernah memperoleh penghargaan di dunia science. Dahulu ditemukan fosil burung purba di sebuah daerah di China, kemudian para penemu fosil tersebut sepakat memberikan nama Qiliania Graffini, merujuk pada nama belakang Greg Graffin. Dr. Jingmai O’Connor selaku pemimpin penelitian menyatakan, “The species name is in honor of Dr. Gregory Graffin, Ph.D. A paleontologist, evolutionary biologist, professor, rock star and inspiration to numerous budding and established scientists around the world,” tuturnya.**GP

SHARE