Bagaimana Menghadapi Teman yang Bermuka Dua? - Male Indonesia
Bagaimana Menghadapi Teman yang Bermuka Dua?
MALE ID | Relationships

Dalam menghadapi teman yang memiliki sifat berbeda antara satu dan lainnya, Anda tentu membutuhkan cara penanganan yang berbeda pula. Ya, setiap manusia punya karakternya masing-masing. Entah itu pemarah, periang, penyendiri hingga pendendam sekalipun.

menghadapi teman - Male Indonesia pxhere.com

Pada dasarnya, setiap manusia mustahil bisa hidup sendirian. Tujuan diciptakannya manusia ke muka bumi agar dapat hidup berdampingan dengan orang lain dan senantiasa membutuhkan seorang teman.

Lalu apa jadinya jika Anda bertemu atau menghadapi teman yang ‘bermuka dua’? Anda tidak perlu khawatir. Berikut ini terdapat sejumlah cara ampuh guna mengatasi hal tersebut, tentunya dengan cara-cara positif. 

Baca juga: Orang Terdekat Anda Mengalami Depresi? Lakukan ini

Menahan Amarah
Langkah pertama yaitu menjaga sikap dan menahan amarah. Tak ada gunanya Anda meluapkan emosi. Justru hal tersebut hanya akan membuat situasi bertambah buruk. Tetap bersikap baik dan buktikan kalau Anda jauh lebih baik dibandingkan dirinya.

Be positive
Sedalam apapun kekecewaan Anda padanya, tetap upayakan untuk berpikiran positif. Dengan begitu Anda mampu menghadapi teman Anda secara lebih jernih. Tidak perlu membicarakan kelakuannya di belakang. Jika Anda melakukan itu, menandakan bahwa tabiat Anda sama saja seperti sang teman.

Ketahui Alasannya Berbuat Demikian
Ketika Anda menanyakan kepada teman terkait alasan di balik perbuatannya, Anda akan paham mengapa ia bersikap demikian. Lewat cara ini Anda bisa introspeksi diri, siapa tahu Anda belum cukup baik pada orang lain dan berubah menjadi pribadi yang lebih positif. Mudah-mudahan teman Anda segera sadar akan perbuatannya.

Membalas Lewat Cara Elegan
Buktikan kepadanya, Anda cukup dewasa menghadapi masalah. Langkah paling bijaksana guna membalasnya yakni dengan tidak melakukan apa-apa. Teruslah bersikap baik meski Anda sedang geram. Hal itu menandakan, Anda mempunyai jiwa layaknya seorang ksatria.

Menjaga jarak
Menjaga jarak adalah tindakan yang sangat tepat. Anda tetap dapat menjaga sikap dan terhindar dari emosi berlebih. Sehingga Anda mampu berpikir jernih dan menentukan tindakan selanjutnya yang lebih baik.

Tinggalkan!
Cara terakhir bisa Anda terapkan ketika teman Anda tidak punya keinginan berubah sedikitpun dan selalu saja membicarakan hal-hal buruk di belakang. Tipe teman seperti itu tidak baik bagi kehidupan Anda. Bukan tidak mungkin nantinya ia akan mengadu domba antara Anda dengan orang lain. Karena niatnya dipenuhi kebencian, segera tinggalkan! Masih banyak teman yang lebih tulus.**GP

SHARE