Cara Cerdas Mengatur Pekerjaan Utama dan Sampingan - Male Indonesia
Cara Cerdas Mengatur Pekerjaan Utama dan Sampingan
MALE ID | Works

Pekerjaan sampingan memang seringkali diminati oleh sebagian besar orang terutama bagi mereka yang telah mempunyai pekerjaan utama. Alasannya pun bermacam-macam, dari mendapatkan pemasukan tambahan, tertantang akan hal baru, pengembangan diri sampai faktor ketertarikan akan pekerjaan tersebut.

pekerjaan utama - male IndonesiaPixabay.com

Sayangnya, beberapa orang cenderung kurang bijak dalam membagi waktu antara pekerjaan utama dan sampingan. Mereka lebih condong kepada pekerjaan sampingan yang sifatnya agak bebas dan tidak diburu deadline. Alhasil ‘tugas wajib’ menjadi terbengkalai dan buntutnya, dimarahi atasan.

Maka dari itu, perlu manajemen waktu yang baik supaya flow pekerjaan utama tetap lancar. Caranya cukup mudah, MALEnials bisa menerapkan langkah-langkah cerdas seperti penjelasan di bawah ini.

Baca juga: Kerja Lebih Produktif dengan Beberapa Cara

Membuat Jadwal
Langkah pertama, buatlah jadwal terkait pekerjaan mana yang harus Anda selesaikan terlebih dahulu. Pisahkan pekerjaan utama dari tugas-tugas sebagai freelancer. Ada baiknya juga jika Anda membuat skala prioritas atau target menyelesaikan pekerjaan dalam sehari.

Memerhatikan Deadline Pekerjaan
Ketika Anda memutuskan mengambil pekerjaan sampingan, sudah seyogyanya Anda mengatur deadline agar pekerjaan tetap Anda tidak terganggu. Kerjakan tugas sampingan setelah tugas utama selesai sehingga keesokan harinya Anda bisa mengerjakan tugas berikutnya. Jika Anda harus lembur di kantor, maka Anda tak perlu khawatir karena kerjaan lain telah selesai.

Fokus Bekerja
Guna menyeimbangakan antara pekerjaan utama dan sampingan, fokus saja kepada tugas utama di kantor. Begitu pula sebaliknya, tugas sampingan lebih baik dikerjakan di rumah. Ketika atasan mengetahui bahwa Anda mengerjakan tugas lain di luar kewajiban Anda sebagai karyawan perusahaan, ia akan beranggapan Anda tidak profesional dan besar kemungkinan atasan menjatuhkan sanksi.

Mengatur Penghasilan
Mengatur penghasilan juga penting. Sebaiknya pisahkan penghasilan pokok dan penghasilan sebagai freelancer. Dengan begitu Anda dapat membuat estimasi, apakah penghasilan Anda sudah sesuai jerih payah selama ini atau tidak.

Ingat, Kesehatan Nomor Satu
Bagi Anda yang mempunyai pekerjaan cukup banyak, menjaga kesehatan tubuh sangat wajib Anda perhatikan. Atur waktu istirahat dan perhatikan pola makan supaya tubuh tetap prima melaksanakan kewajiban. Jangan memaksakan diri dan mengabaikan jam tidur. Imbangi dengan berolahraga agar kebugaran tubuh terjaga. Jika Anda sakit, siapa lagi yang mampu menyelesaikan tugas Anda?**GP

SHARE