Taylor Momsen: Muda, Cantik dan Berbahaya - Male Indonesia
Taylor Momsen: Muda, Cantik dan Berbahaya
MALE ID | News

Cantik, muda dan berbahaya. Kira-kira seperti itulah gambaran yang pas bagi artis bernama Taylor Momsen. Seolah tak ada kekurangan secara fisik darinya. Tak hanya diunggulkan oleh paras rupawan, ia juga memiliki kesan berbahaya. Ya, berbahaya dan mengejutkan ketika sedang beraksi di atas panggung.

Chicks With Guns Magazine/Wikimedia

Sepertinya banyak masyarakat tanah air belum mengenal sosok wanita yang memiliki nama lengkap Taylor Michel Momsen ini. Jangan salah, di negerinya sendiri Amerika Serikat, kiprahnya sudah cukup terkenal sejak beberapa tahun belakangan. Ia merupakan aktris, model dan penyanyi di dunia hiburan Hollywood.

Taylor lahir di St. Louis, Missouri, Amerika Serikat pada 26 Juli 1993 lalu. Sejak usia empat tahun, ia sudah memulai karirnya di jagad hiburan. Adalah sebuah siaran komersial bernama Shake ‘n Bake, yang menandai ajang debutnya. Beranjak ke level yang lebih tinggi, Taylor mendapatkan kesempatan berakting di sebuah film layar lebar berjudul The Prophet’s Game yang rilis pada 6 Juni 2000 silam.

Berkat akting di film layar lebar perdananya, Taylor memperoleh banyak pujian dari produser film beserta para pengamat di dunia akting. Mereka beranggapan, gadis muda dan berbahaya ini memiliki talenta yang luar biasa meski saat itu usianya masih sangat belia, tujuh tahun.

Setahun berselang, ia berhasil mendapat predikat aktris muda pendatang baru terbaik usai memukau para pecinta film lewat perannya sebagai Cindy Lou Who dalam film Dr. Seuss How the Grinch Stole Christmas (2000).

Sejak penampilan tersebutnamanya mulai merangkak naik dan membintangi tiga film berikutnya, yaitu We Were SoldiersSpy Kids 2: The Island of Lost Dreams serta Hansel and Gretel (ketiganya ditayangkan tahun 2002). Namun sayang karir keartisannya sempat tersendat beberapa tahun lantaran ingin konsentrasi pada pendidikan sekolahnya.

Pada 2006, ia kembali ke dunia hiburan dan membintangi film Saving Shiloh. Di film ini, berbagai kalangan menaruhperhatian pada dirisnya. Alhasil, popularitasnya kian tak terbendung setelah membintangi film Underdog (2007) serta serial televisi Gossip Girl dimana ia memerankan karakter Jenny Humphrey. Selain itu, ia juga mulai merambah dua dunia hiburan sekaligus, modelling dan musik.

Taylor kemudian membentuk band beraliran Rock, The Pretty Reckless pada Oktober 2008. Formasinya terdiri dari Taylor Momsen (Vokal), Ben Phillips (Gitar), Mark Damon (Bass) dan Jamie Perkins (Drum). Mereka terinspirasi oleh musik-musik The Beatles, Nirvana, Soundgarden dan Audioslave. Sejumlah single yang bisa dinikmati antara lain Make Me Wanna Die,Just TonightMy MedicineKill Me, Going to Hell dan Messed Up World. Itulah sekelumit perjalanan karir wanita cantik, muda dan berbahaya ini.**GP

SHARE