5 Penyanyi Dunia yang Meninggal Di Tangan Fans | Male Indonesia - Men in Life Men in Style
5 Penyanyi Dunia yang Meninggal Di Tangan Fans
Sopan Sopian | News

Tidak sedikit penyanyi dunia yang meninggal karena fans fanatiknya sendiri. Melihat dari tragedi tersebut. Bisa tercermin bahwa dunia entertainment tidak semuanya menyenangkan dengan gemilang ketenaran. Namun, ada efek lain ketika seorang seleb sedang naik daun.

Christina Grimmie/Foto by George Ho/Wikipedia

Jadi, siapa bilang hidup para artis itu enak. Mungkin bagi sebagian orang akan melihat dari sisi lain, sehingga kehidupan para selebritas terlihat menyenangkan. Nyatanya, memiliki penggemar fanatik yang gila malah bisa mengancam hidup mereka. Rumah jadi tak aman, anggota keluarga tersayang juga ikut terancam, bahkan nyawa mereka sendiri juga diincar oleh para fans yang sudah tidak waras. 

Salah satu yang paling tenar mungkin adalah kematian legenda John Lennon. Nama besarnya membuat ia dipuja orang-orang di dunia. Namun ironis, ia harus mengakhiri karier besarnya karena meninggal dibunuh fans. Selain dirinya, masih ada beberapa penyanyi dunia yang meninggal di tangan fans-nya sendiri. 

Selena Quintanilla-Pérez


Penyanyi asal Amerika, Selena Quintanilla-Pérez, harus meregang nyawa karena ditembak Yolanda Saldivar pada 31 Maret 1995. Yolanda adalah founder dari klub fans Selena. Yolanda juga asisten pribadi Selena. Diduga Yolanda membunuh pelantun lagu "Preciosa" ini lantaran masalah finansial. Setelah membunuh Selena, Yolanda akhirnya menyesal dan dipenjara.

Selena sendiri dikenal juga dengan nama Selena, penyanyi-penulis lagu Amerika-Meksiko. Ia telah mengeluarkan beberapa album seperti Preciosa (1988), Entre a Mi Mundo (1992) dan Dreaming of You (1995). Bahkan selena dijuluki sebegai Madonanya Meksiko.

Christina Grimmie


Penyanyi jebolan The Voice ini harus meregang nyawa di tangan fans fanatiknya pada 10 Juni 2016. Christina Grimmie dibunuh oleh Kevin James Loibl, pria yang menggilai Grimmie. Loibl menembak Grimmie saat sesi tanda tangan setelah Grimmie tampil menyanyi. Motif Loibl membunuh Grimmie tidak terduga. Ia hanya tidak ingin ada seseorang selain dia yang mendapatkan hati Grimmie. Maka menurutnya lebih baik membunuh Grimmie daripada ada orang lain yang memiliki penyanyi kondang tersebut.

Baca Juga: Kecantikan Jiwa Sosial Seleb Dunia

Christina yang memiliki nama Christina Victoria Grimmie ini lahir di Marlton, New Jersey, Amerika Serikat, 12 Maret 1994. Ia tidak hanya dikenal sebagai penyanyi, tetapi juga pianis dan penulis lagu. dia terkenal karena sering mengirim video bernyanyi di Youtube dan menyanyikan lagu-lagu artis terkenal seperti Demi Lovato, Selena Gomez, Christina Aguilera, Miley Cyrus, Justin Bieber, Katy Perry.

Tupac Shakur


Beredar berbagai spekulasi mengenai siapa pelaku penembakan rapper legendaris ini. Salah satunya, diduga sebuah kelompok geng Amerika yang juga merupakan fans-nya membunuh Tupac Shakur. Ia meninggal di Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat, 13 September 1996 saat usia 25 tahun.

Seorang rapper, aktor, aktivis, dan penyair ini lahir di New York City, New York, Amerika Serikat, 16 Juni 1971. Ia memiliki nama asli Parish Lesane Crooks. Ia juga memiliki nama samaran 2Pac, Makaveli, dan 'Pac. Guinness Book of World Records telah mencatat namnya. Karena ia dikenal sebagai rapper tersukses dunia, karena ia menjual lebih dari 73 juta album di dunia, termasuk 44,5 juta di AS.

John Lennon


John Lennon meninggal pada 9 Desember 1980. Penyanyi sekaligus mantan anggota group band The Beatles ini dibunuh oleh fans-ya bernama Mark David Chapman. Ia ditembak oleh Chapman hingga mati di tempat.

Chapman bukanlah fans fanatik John Lennon. Namun ia mengikuti lagu-lagu John Lennon dan menyatakan tiba-tiba timbul keinginan membunuh pelantun lagu "Imagine" tersebut. Namun dalam beberapa pengusutan, diduga Chapman membunuh John Lennon dengan motif ingin sama terkenalnya dengan bintang tersebut.

Rebecca Schaeffer


Schaeffer memulai karirnya sebagai model remaja sebelum pindah ke akting. Pada tahun 1986, ia mendarat peran Patricia "Patti" Russell di CBS sitkom My Sister Sam. Setelah seri dibatalkan pada tahun 1988, Schaeffer muncul dalam beberapa film, salah satunya "Scenes from the Class Struggle in Beverly Hills", yang dirilis enam minggu sebelum kematiannya.

Pada tanggal 18 Juli 1989, Schaeffer ditembak di pintun, di West Hollywood gedung apartemen oleh fans-nya sendiri, yaitu Robert John Bardo . Bardo terobsesi dengan Schaeffer dan telah menguntit dia selama tiga tahun. Dia dijatuhi hukuman penjara seumur hidup untuknya pembunuhan. Kematian Schaeffer membantu mendorong 1990 berlalunya pertama Amerika undang-undang anti-stalking, di California. ** (SS)
 

SHARE