Mengenang Alat Transportasi Ibukota Tempoe Doeloe | Male Indonesia - Men in Life Men in Style
Mengenang Alat Transportasi Ibukota Tempoe Doeloe
Gading Perkasa | Story

Seiring perkembangan zaman dan teknologi, alat transportasi turut mengalami perubahan. Contoh yang paling mudah ditemui berasal dari negeri sendiri, dimana perubahan zaman membuat kendaraan umum tua perlahan-lahan musnah dan tidak lagi dipakai.

alat transportasi ibukota
pxhere

Barangkali ada beberapa di antara MALEnials yang pernah merasakan kendaraan umum jadul tersebut. Mulai dari hiruk-pikuk hingga berbagai cerita di dalamnya. Senang, susah, manis, pahit, getir, semuanya berkumpul menjadi satu.

Dalam kesempatan kali ini kami akan mengajak Anda untuk bernostalgia sekaligus mengenang kembali apa saja alat transportasi unik yang tidak lagi beredar di jalanan kota Jakarta. Simak penjelasannya sebagai berikut.

Baca juga: Menapaki Perjalanan Trem di Kota Pahlawan

Trem

Jauh sebelum Indonesia meraih kemerdekaan, trem sudah menghiasi jalanan perkotaan. Awalnya, kereta dalam kota ini menggunakan tenaga kuda sebelum diganti dengan tenaga uap pada tahun 1881 hingga pada akhirnya menggunakan tenaga listrik. Bentuknya seperti kereta tak bergandeng dan pendek. Menginjak tahun 1960, Presiden Soekarno menghentikan operasi trem karena dianggap kurang sesuai di kota metropolitan.

Oplet

Oplet sudah ada sejak tahun 1950-an dan tercipta karena terinspirasi dari mobil sedan Morris buatan Inggris. Perbedaanya terletak di bagian ban yang dimodifikasi. Kendaraan ini mempunyai dua bagian, yaitu bagian supir disertai pintu samping dan bagian belakang khusus penumpang. Kepopulerannya kian meningkat di era 90-an, kala film Si Doel Anak Sekolahan menghiasi layar kaca. Namun sebenarnya oplet sudah tidak lagi memiliki ijin operasi sejak tahun 1979 dan telah menghilang sepenuhnya dari jalanan ibukota antara tahun 1989-1990.

Helicak

Helicak merupakan singkatan dari helikopter dan becak. Dinamakan demikian karena bentuknya mirip dua kendaraan tersebut. Resmi beroperasi di Jakarta pada awal Maret 1971 di bawah pemerintahan Gubernur Ali Sadikin. Layaknya becak biasa, penumpang bisa duduk di dalam kabin berkerangka besi Sedangkan pengemudi berada di bagian belakang. Sangat disayangkan kendaraan yang berasal dari skuter Lambretta Italia ini dilarang beroperasi pada tahun 1987 lantaran besarnya risiko pada penumpang jika terjadi kecelakaan. Kiprah helicak kemudian tergantikan dengan bajaj.

Bus Tingkat

Anda pernah menaiki bus tingkat bermerek Volvo di Jakarta? Jika iya, artinya Anda sudah tidak muda lagi. Kendaraan ini mulai beroperasi di era 80-an dan menjadi primadona di antara sekian banyak kendaran umum tempoe doeloe. Sayang sekali bus tingkat kerap mengalami masalah seperti kurang maksimalnya tingkat keamanan dan posisi titik beratnya begitu tinggi, dimana hanya bisa menyusuri jalanan datar. Belum lagi penumpang dengan masalah fisik seperti pengguna kursi roda sulit menaiki bus. Alhasil, bus tingkat berhenti beroperasi di tahun 1996.

Kancil

Di tahun 2004, kancil sempat muncul sebagai pengganti bajaj yang menimbulkan polusi. Mempunyai nama panjang “Kendaraan Niaga Cilik Irit Lincah”, desainnya menyerupai bentuk mobil yang dimodifikasi dengan bajaj. Kendati demikian, kancil hanya diberi izin melewati jalan tertentu saja. Maka dari itulah umur kancil sangat pendek dan urung berkembang lantaran aturan yang berlaku terbilang rumit.**GP

SHARE