Ngopi Setelah Makan, Waspada Dampak Negatifnya - Male Indonesia
Ngopi Setelah Makan, Waspada Dampak Negatifnya
MALE ID | Sex & Health

Setidaknya hampir seluruh pria, pasti ngopi setelah makan. Karena, setelah makan, baik itu siang atau malam akan terasa nikmat jika dilengkapi dengan secangkir kopi. Selain itu, seusai makan siang, cukup banyak orang yang merasa kantuk atau lesu. Sehingga semangat untuk melakukan aktivitas cukup berkurang. Agar bisa mendapatkan semangat kembali, maka mereka pun memilih untuk minum kopi. 

ngopi setelah makan - male Indonesiapixabay.com

Sayangnya, mulai hari ini perlu Anda pertimbangkan lagi jika masih ngopi setelah makan, khususnya makan siang. Apalagi, makan siang yang Anda konsumsi menganduk lemak. Karena ara peneliti dari University of Guelph di Canada memperingatkan, minum kopi setelah mengonsumsi makanan berlemak bisa meningkatkan kadar gula darah hingga dua kali lipat.

Pasalnya, lemak memengaruhi kemampuan tubuh untuk memroduksi insulin dan mendistribusikannya ke otot-otot sehingga memicu gula darah naik ke tingkat yang berpotensi membahayakan. Marie-Soleil Beaudoin, sebagai peneliti mengatakan bahwa,  lemak dan kopi berkafein bisa merusak komunikasi antara usus dan pankreas, yang bisa menyebabkan tubuh tidak bisa membersihkan gula dengan mudah.

Baca Juga: Minum Kopi Menajaga Kesehatan? Jelas Bisa!

Tim peneliti mendapati bahwa mereka yang meminum dua cangkir kopi berkafein lima jam setelah mencerna minuman berlemak akan mendapati bahwa kadar gula darahnya 32 persen lebih tinggi daripada mereka yang tidak mengonsumsi makanan atau minuman berlemak. Dalam pengujian berikutnya, terlihat bahwa kadar gula darah meningkat hingga 65 persen dibandingkan ketika responden tidak mencerna lemak dan kopi berkafein.

Penelitian lain mengungkapkan, ngopi setelah makan siang justru bisa mengganggu untuk tidur nyenyak. Kebanyakan orang berpikir jika asalkan kita tidak mengkonsumsi kopi di malam hari, maka kita tidak akan mengalami masalah tidur malam. Padahal, dalam realitanya konsumsi kopi saat siang hari juga bisa mempengaruhi kualitas tidur di malam hari.

Penelitian yang dilakukan dr. Andrew Rochford yang laporkan Mirror mengatakan, seseorang dapat terjaga di malam hari karena menyesap kopi di siang hari. Rochford menyarakan, jika ingin menyesap kopi lebih baik sebelum jam 2 sore atau sore di atas jam 2. Secara ilmiah, kafein mengubah kimia otak dan menghambat kerja kimia otak alami yang berhubungan dengan tidur. Jadi, jika Anda ingin menyesap kopi, lebih baik di pagi hari dan sore hari. ** (SS)

SHARE