Penentu Kebahagiaan Bekerja Selain Gaji - Male Indonesia
Penentu Kebahagiaan Bekerja Selain Gaji
MALE ID | Works

Mungkin akan terdengar naif bagi sebagian orang jika gaji bukan penentu kebahagiaan bekerja. Karena, banyak juga orang yang menjadikan gaji sebagai prioritas paling atas. tapi disisi lain ada aspek lain yang sering menjadi alasan.

kebahagiaan bekerja - male IndonesiaPhoto by Alex Kotliarskyi on Unsplash

Mengutip laman forbes, perusahaan yang memberikan gaji besar kepada setiap karyawannya, cenderung kian memgambil kehiudpan seseorang. Dimana perusahaan akan terus menekan energi karyawannya, dengan tugas yang semakin rumit, tuntutan yang semakin diluar jam kerja, dan perjalanan bisnis yang bertambah banyak. 

Jika sudah seperti itu, karyawan tidak lagi dapat merasakan kenikmatakan bekerja. Gaji yang notabene adalah uang tidak lagi dirasa sepadan dengan meningkatnya stres akibat tidak adanya keseimbangan antara pekerjaan dengan hal yang harus dinikmati di luar. Mo Chanmugham, mantan pengacara yang kini menjadi career coach di MGC Coaching ada 5 penentu kebahagiaan dalam pekerjaan.

Aktualisasi Diri
Kebahagiaan akan dicapai seseorang apabila ia mampu mengaktualisasi dirinya dalam sebuah pekerjaan. Artinya perusahaan mampu menumbuhkan keinginan Anda untuk menggunakan kemampuan diri demi mencapai tujuan.

Hubungan Sosial
Keseimbangan antara kehidupan personal dan profesional harus selalu terjaga apabila Anda ingin merasa bahagia. Jangan sampai gaji yang besar justru "membeli" kehidupan Anda yang justru menimbulkan stres hingga depresi. Apabila tidak memiliki cukup waktu untuk keluarga, pasangan, atau kehidupan sosial, artinya pekerjaan Anda punya potensi besar untuk merenggut kebahagiaan.

Rasa Aman
Kantor harus memberikan perlindungan rasa aman pada setiap pekerjanya, sehingga ada yang salah apabila Anda merasa terancam ketika bekerja. Selain rasa aman atas ancaman, faktor ini juga berkaitan dengan penghasilan atau gaji. Pada poin ini memang Anda harus mengaitkan uang, namun Chanmugham menegaskan bahwa gaji bukan faktor utama dalam bekerja.

Baca Juga: Bingung Memilih, Antara Gaji dan Jabatan

Harga Diri
Ketika perusahaan menghargai Anda dalam bentuk apresiasi berupa kenaikan gaji, pelaksanaan ide, ajakan diskusi, maupun penghormatan, maka kemungkinan untuk merasa bahagia akan menjadi lebih besar. Jadi jika Anda sudah merasa dilecehkan dan tidak pernah didengar oleh perusahaan, maka pekerjaan tersebut sudah pasti akan merenggut rasa nyaman dan bahagia sedikit demi sedikit.

Kesehatan Fisik
Hal yang perlu Anda perhatikan tentu kesehatan fisik. Tanyakan 3 hal ini pada Anda, apakah pekerjaan saat ini membuat pola makan Anda terganggu? Apakah pekerjaan saat ini membuat Anda tidak memiliki waktu beristirahat? Apakah pekerjaan saat ini membuat Anda sering sakit? Jika memang Anda menjawab "ya" untuk ketiganya, maka pekerjaan tersebut telah mengganggu kondisi kesehatan fisik.

Chanmugham menegaskan bahwa kepuasan kerja seseorang akan didapat ketika dirinya mampu memiliki hubungan baik dengan rekan kerja dan atasan, dihargai kontribusinya, serta memahami bahwa apa yang ia peduli pada pekerjaannya menjadi faktor paling penting dalam mendapatkan rasa bahagia dan puas atas tempat kerjanya. ** (SS)

SHARE