Pamukkale, Eksotisme Pemandian Air Panas di Turki - Male Indonesia
Pamukkale, Eksotisme Pemandian Air Panas di Turki
MALE ID | Relax

Ada pemandian air panas di Turki yang menakjubkan. Bahkan, Pemandian air panas ini berada di Turki bernama Pamukkale. Pamukkale juga sering disebut sebagai Cotton Castle atau 'Kastil Kapas' dalam bahasa Turki. Disebut sebagai 'Kastil Kapas' karena tempatnya yang berwarnakan putih. Warna putih itu berasal dari hidrogen karbonat dan kalsium yang terkandung dalam air panas.

Pamukkale, Turki/Foto by Kanipolat/Wikipedia

Pamukkale sendiri berada di wilayah tenggara Aegean Turki atau jaraknya hanya setengah jam dari Denizli. Pamukkale juga merupakan taman nasional air terjun di kawasan Leren Travertine dengan tebing setinggi 20 meter di sepanjang dataran bukit pegunungan Cokelez. Lembah air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 200 meter di atas dataran Curuksu yang meluas 6 kilometer di sekitar desa Karahayit, Pamukalee.

Menurut ahli geologi, sumber air panas itu terbentuk sekitar 400.000 tahun yang lalu. Saat itu di Asia Minor (Turki masuk ke dalam wilayah Asia Minor) terjadi serangkaian gempa yang mengakibatkan pergeseran tanah di lembah Sungai Menderes. Hal itu menyebabkan air panas yang mengandung mineral, meluncur dari dalam perut Bumi ke permukaan Bumi. Alirannya sangat deras, yaitu ratusan liter per detik.

Air mineral itu mengalir sekaligus menguap di bawah sinar matahari, mengakibatkan terbentuknya kristal putih. Kristal putih lalu mengendap. Endapan Kristal membentuk teras, stalaktit, dan kolam. Sehingga pengunjung yang datang ke sini juga memanfaatkan air panas Pamukkale sebagai tempat terapi. Konon kandungan nimeral yang terkandung di dalamnya itu dapat mengobati berbagai penyakit, seperti rematik, kulit, dan kelalahan saraf.

Baca Juga: Wisata Murah Dalam Negeri untuk Libur Akhir Tahun

Tidak hanya itu, karena keseluruhannya hampir terbungkus warna putih, tidak sedikit orang datang ke sini  untuk berwisata dan berfoto ria. Menikmati pemandangan alam yang begitu indah. Dan itulah yang menjadi pusat daya tarik Pamukkale. 

Pamukkale, Turki/Foto by Marcel Oosterwijk/Flickr

Secara keseluruhan, sumber air panas ini memiliki panjang 2.700 meter, lebar 600 meter dan tinggi 160 meter. Sumber air panas ini memang terbilang besar, karena terbentuk dari 17 sumber air panas yang bergabung menjadi satu. Suhu air di Pamukkale mencapai 35 derajat celcius hingga 100 derat celcius. 

Eksotisme pemandian air panas ini juga disebut-sebut sebagai pusat spa sejak abad 2 SM. Bahkan Cleopatra, Ratu Mesir, juga diceritakan pernah berenang di Pamukkale. Bisa dibayangkan bagaimana keindahan pemaindain air panas di Turki ini. 

Bermula dari Seorang Backpacker
Dalam catatan awal mula Wisata Alam di Pamukkale, Turki menjadi perhatian orang banyak dikarenakan ada cerita seorang backpacker melakukan perjalanan ke Turki. Sang backpacker kemudian menginap di hotel Pamukkale, menikmati sambil berjemur di atas kolam air mineral yang hangat. 

Setelah menikmati perjalanannya ia menulis akan keindahan Pamukkale dan akhirnya menyebarlah berita akan wisata alam yang eksotis tersebut. Pemerintah lokal akhirnya melakukan pengembangan dan memperbaiki akses jalan menuju Pamukkale dan sekelilingnya, bertujuan agar dapat memikat lebih banyak lagi pengunjung ke Pamukkale.

Ketika Anda berencana untukd atang ke sini, dianjutkan untuk tidak menggunakan sepatu karena sepanjang area travertines tidak boleh menggunakan alas kaki. Tetapi Anda diperbolehkan menggunakan sendal jepit. Walaupun telihat putih mulus, permukaan batu yang dipijak bisa cukup tajam karena kontur yang terbentuk oleh aliran air. Hati-hatilah berpijak apalagi jika memasuki area kolam karena kadang ada endapan kapur dan permukaannya sangat licin jika ada lumut. ** (SS)

SHARE