Demi Misi Antariksa, Sinyal Apapun Ilegal di Kota Ini - Male Indonesia
Demi Misi Antariksa, Sinyal Apapun Ilegal di Kota Ini
MALE ID | Digital Life

Berbicara kota tanpa internet atau sinyal ponsel mungkin sangat aneh. Apalagi sekarang internet sudah seperti kebutuhan hidup. Mulai dari bangun tidur hingga akan tidur, setiap orang tidak bisa lepas dari yang namanya internet atau gadget.

kota tanpa internet pixabay.com

Tetapi tidak berlaku untuk Green Bank, sebuh kota di Virginia Barat, Amerika Serikat ini memang melarang untuk adanya sinyal internet atau WiFi. Bahkan ilegal! Tak hanya itu, semua jenis sinyal pun dilarang ada di Green bank, termasuk sinyal televisi dan radio.

Meski ada larangan itu, bukan berarti Green Bank menjadi kota tertinggal. Justru daerah ini bisa dikatakan lebih canggih dari kota lainnya. Karena di Green bank, terdapat satu teleskop radio terbesar di dunia yang bernama Robert C. Byrd Green Bank Telescope (GBT), yang dioperasikan oleh National Radio Astronomy Observatory.

Keberadaan GBT menjadi alasan kenapa tidak boleh ada gelombang elektromagnetik lain di kota tersebut. Teleskop itu berfungsi untuk meneliti angkasa luar dan konon bisa mendeteksi gelombang elektromagnetik yang datang dari galaksi.

Gelombang tersebut begitu samar. Maka dari itu, sekecil apa pun sinyal yang berasal dari gelombang radio atau dari gadget elektronik dapat mengganggu kerja alat tersebut. Lebih dari itu, kendaraan yang menggunakan bensin pun sampai dilarang dalam radius 10 mil dari teleskop. Dengan alasan suara kecil busi dalam mesin bisa menyebabkan gangguan aktivitas teleskop.

Jadi,bisa dibayangkan bagaimana tingkat kesunyian area tersebut. Untuk itu, zona yang bebas sinyal perangkat elektronik ini dinamakan National Radio Quiet Zone. Guna memastikan lokasi sekitar teleskop itu bersih dari aktivitas sinyal yang dilarang, tim ilmuwan sampai harus rutin berpatroli dengan menggunakan banyak peralatan.

Bahkan, ketika ada penduduk kota yang nakal menyalakan WiFi, pemerintah bisa mendeteksi dan akan mengirimkan petugas untuk meminta mereka mematikannya. Sehingga warga yang hidup di sekitar teleskop itu, sebagian besar tidak punya ponsel.

Karena terlalu terbiasa tanpa alat komunikasi, masyarakat setempat juga tidak menyadari dengan perkembangan teknologi yang dipakai oleh masyarakat dunia yang kini sedang tren.

Dengan alasan gelaja seperti pusing, mual, ruam, denyut jantung yang diakibatkan dari radiasi elektromagnetik, selama beberapa tahun kemudian, akhirnya beberapa masyarakat pun meninggalkan Green Bank. Selain kerap mendapatkan keluhan gejala sakit, di kota tanpa internet ini tidak memiliki tokok, restoran, banhkan rumah sakit terdekat sekalipun. **

SHARE