Game FIFA 18, Inovasi yang Lebih Nyata - Male Indonesia
Game FIFA 18, Inovasi yang Lebih Nyata
MALE ID | Digital Life

Sejak bulan September 2017 lalu, para penggemar game sepak bola sudah bisa merasakan pengalaman bermain game FIFA 18. Banyak harapan yang diinginkan para pecinta bola terhadap permainan tersebut.

game fifa 18 - male indonesiaEA Sports

Electronic Arts (EA) selaku pengembang dan penerbit game FIFA 18 menyadari, pihaknya perlu menciptakan sesuatu yang lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Meski tak banyak perubahan, sistem gameplay telah dipoles sedemikian rupa sehingga membuat para pemainnya mau tidak mau harus kembali beradaptasi dengan gaya permainan di FIFA 18.

Hadirnya pemain terbaik di dunia saat ini, Cristiano Ronaldo sebagai bintang sampul mengakibatkan kemampuan ujung tombak Real Madrid itu sulit dihentikan. Namun, EA tidak lupa membuat permainan yang lebih realistis dan mendekati kenyataan.

Jika di FIFA versi sebelumnya pemain sulit merebut bola dari pemain yang menggunakan teknik menahan badan, maka di FIFA 18 sudah tidak ada lagi. Agar mampu mempertahankan bola dengan baik, Anda harus benar-benar berada di posisi tepat untuk melakukan jockey.

Menilik sisi grafik, mesin Frostbite dan Ignite berhasil menciptakan detail dan tekstur menawan baik dari sektor pemain, penonton hingga stadion. Detail seperti ekspresi, tekstur wajah dan lapangan sudah cukup memuaskan para penggila FIFA 18.

Di samping itu, sistem dribble pun mengalami perubahan. Artinya pemain bisa lebih dinamis dalam mengolah si kulit bundar ketika berlari. Termasuk cara mengoper bola yang harus benar-benar diarahkan serta dalam posisi tepat.

Pada setiap permainan sepak bola, cara mencetak gol pasti menjadi hal paling dirasakan. Apabila Anda sebelumnya biasa mengandalkan teknik placing dalam mencetak gol, maka di game FIFA 18 kali ini peluang menjebol gawang lawan menggunakan cara tersebut akan semakin kecil.

Kenapa? Situasi di depan gawang dan menembak bola melalui placing tak jarang justru membentur mistar atau bahkan melenceng keluar lapangan. Beda halnya pada FIFA 17, dimana teknik placing kemungkinan besar berakhir dengan gol.

Setidaknya, FIFA 18 terkesan lebih realistis, meski masih banyak hal yang perlu diperbaiki. Bisa dibilang, game ini mengalami kemajuan secara drastis dibandingkan versi terdahulu. Sejumlah pekerjaan rumah telah menanti pihak EA dalam mengembangkan game andalannya. Penasaran apa lagi yang akan mereka ciptakan? Kita tunggu saja perkembangannya.**GP

SHARE