Fenomena Menakjubkan Dini Hari Kawah Ijen - Male Indonesia
Fenomena Menakjubkan Dini Hari Kawah Ijen
Sopan Sopian | Relax

Bagi anda yang ingin melihat pemandangan yang bagus dan eksotis, kawah ijen bisa menjadi pilihan yang mantap. Kawah Ijen merupakan sebuah kawah gunung ter-asam di dunia. Keasamannya yang sangat kuat dapat melarutkan pakaian dan jari manusia. Kawah Ijen juga memiliki dinding kaldera setinggi 300-500 meter sedangkan luasnya mencapai 5.466 hektar. Untuk ukuran kawahnya sendiri kurang lebih 20 km. Kawah tersebut memiliki kedalaman sekitar 300 meter di bawah dinding kaldera. 

Kawah Ijen/Foto by Cccefalon/wikipedia

Tak pernah terbayangkan jika Indonesia memiliki pesona alam yang dapat membanggakan di mata dunia. Khususnya warga Banyuwangi, Jawa Timur, yang tentunya sangat beruntung tinggal berdekatan dengan Kawah Ijen. Berada di perbatasan Kabupaten Banyuwangi dan Bondowoso dengan ketinggian 2.443 m di atas permukaan laut ini, mempunyai blue fire yang cukup cantik.

Anda yang belum pernah menikmati keindahan kawah gunung ijen sepertinya harus mulai merencanakan untuk wisata ke tempat ini. Nama Ijen mulai dikenal dunia sejak kedatangan dua turis asal Perancis, Nicolas Hulot dan istrinya Katia Kraft, padatahun 1971. 

Mereka menuliskan kisah pesona Kawah Ijen beserta kerasnya kehidupan para penambang bongkahan belerang di majalah Geo, Perancis. Dua hal inilah yang Menjadi daya tarik utama bagi para wisatawan dan fotografer dunia.

Dua penambang belerang di Kawah Ijen/Foto by Candra Firmansyah/Wikipedia

Baca Juga: 5 Objek Wisata Nan Eksotis di Jepara

Selain ter-asam, Kawah Ijen ini merupakan pusat danau kawah terbesar di dunia, yang bisa memproduksi 36 juta meter kubik belerang dan hidrogen klorida. Kawah yang berbahaya ini memiliki keindahan yang sangat luar biasa dengan danau belerang berwarna hijau toska dengan sentuhan dramatis dan elok. 

Pesona Alam Kawah Ijen
Pesona alam Kawah Ijen ini menyuguhkan pemandangan sunrise yang sangat menakjubkan. sinar matahari pagi yang menyinari kawah akan dipantulkan sehingga membentuk warna kemilau hijau toska dari permukaannya. Di sisi tenggara Kawah Ijen terdapat lapangan solfatara yang selalu melepaskan gas vulkanik dengan konsentrasi sulfur yang cukup tinggi sehingga tak jarang dapat menimbulkan bau yang sangat menyengat. 

Pesona Blue Fire/Foto by Dodi Mulyana/Flickr

Sedangkan di bagian barat terdapat bendungan air yang merupakan hulu dari Sungai Banyupait.  Bendungan ini juga mempunyai daya tarik yang tak kalah bagusnya, namun pengunjung jarang mendatanginya, dikarenakan untuk menuju kesana, jalan yang harus dilewati cukup sulit dan sering terjadi longsor. 

Bendungan yang ada di dekat Kawah Ijen merupakan bangunan beton yang dibangun sejak masa pemerintahan Belanda. Dahulu bendungan ini berfungsi untuk mengatur level air danau agar tidak terjadi banjir asam.

Pada dini hari objek wisata Kawah Ijen kembali menyuguhkan keindahan yang fantastis. Dari cairan belerang yang mengalir tiada henti di bawah kawah menimbulkan pancaran api berwarna biru (blue fire). fenomena ini cuma ada dua di Dunia yang pertama di Islandia dan yang ke dua ada di Indonesia.

Untuk menikmati penorama alam ini Anda harus mendaki Gunung Ijen yang dimulai sekitar jam 02.00 WIB dari pintu masuk (Paltuding), dengan menahan dinginya udara pegunungan yang suhunya mencapai 10 derajad celcius, bahkan bisa mencapai 2 derajat celcius. 

Anda sangat beruntung dapat menyaksikan pemandangan alam ini di Indonesia. Karena Anda tidak akan menemukan dibelahan dunia manapun kecuali di Indonesia dan Islandia. ** (SS)

SHARE