Neuroreality, Apa Kelebihannya Dibandingkan VR? - Male Indonesia
Neuroreality, Apa Kelebihannya Dibandingkan VR?
MALE ID | Digital Life

Era neuroreality adalah era di mana inovasi Virtual Reality (VR) lebih maju. Di mana Anda akan mendapatkan pengalaman virtual lebih dalam, yakni pengguna virtual akan dimungkinkan menyentuh benda-benda virtual , merasa perubahan angin dan suhu, dan bahkan rasa makanan di VR.

Era neuroreality, virtual reality - Male IndonesiaPixabay.com

Neuroreality mengacu pada realitas yang didorong oleh teknologi yang berinteraksi langsung dengan otak manusia. Sementara tradisional VR tergantung pada pengguna secara fisik bereaksi terhadap rangsangan eksternal (misalnya, mengayunkan controller untuk memegang pedang virtual pada layar) antarmuka sistem neuroreality langsung dengan biologi pengguna melalui antarmuka otak-komputer (BCI: biology through a brain-computer interface).

BCIs adalah sarana penghubung otak manusia untuk mesin. Mengutip laman futurism, Para ahli memperkirakan bahwa kemajuan dalam BCIs akan menyebabkan sebuah era baru dalam evolusi manusia. memiliki potensi untuk merevolusi bagaimana kita  mengobati penyakit, belajar, hingga  berkomunikasi. Artinya, dengan inovasi VR ini diartikan untuk benar-benar mengubah cara mansia melihat dan berinteraksi dengan dunia di sekitarnya.

Baca Juga: Media Sosial Lebih Baik Dibandingkan Tatap Muka?

"Ini jauh lebih baik untuk memiliki kontrol gelombang otak murni. Ini akan menjadi pengalaman yang jauh lebih memuaskan dan akan memungkinkan untuk tingkat yang jauh lebih besar dari perendaman. Anda bisa lupa tentang tubuh manusia hidup Anda, dan hanya fokus pada apa yang terjadi di depan Anda," tutur fisikawan Dan Cook pada Digital Trends.

Sebuah Dunia di Dalam Pikiran
Kepada The Guardian, Cook menyamakan teknologi baru ini menyamakannya dengan dunia mimpi. Di mana, ketika seseorang bermimpi, orang tersebut dapat berjalan tanpa menggerakan kakinya, tanpa harus melihat dengan bola mata, atau telinga untuk mendengar, semua itu hanya butuh sinyal otak seperti di dalam mimpi. Sistem inovasi VR baru ini disebut sebagai EyeMynd (teknologi eksternal gelombang otak-mendeteksi untuk membuat pengalaman VR merasa lebih mulus).

Tekonologi ini sedang dikembangkan oleh beberapa perusahaan seperti Cook, Neurable,  perusahaan bioinformatika Emotiv , dan raksasa jejaring sosial Facebook. Semua perusahaan ini semua bekerja pada perangkat non-invasif yang akan memungkinkan pengguna untuk menavigasi dunia maya melalui berpikir saja.

Awal tahun 2017, pengusaha Elon Musk mendirikan Neuralink, sebuah perusahaan dengan tujuan pengembangan teknologi mutakhir yang menghubungkan otak seseorang ke dunia digital melalui array elektroda yang ditanamkan. Bahkan, sesaat sebelum pengumuman Musk ini, pendiri Braintree Bryan Johnson mengumumkan usaha yang sama. Bahwa ia menginvestasikan $ 100 juta untuk membuka kekuatan otak manusia dan membuat kode diprogram saraf. Perusahaan Johnson,  Kernel ini, bekerja untuk menciptakan neuroprosthesis pertama di dunia.

Masih menurut Cook, semua inovasi ini tidak mungkin tidak ada. Semua akan ada pada waktunya. "Sepuluh tahun dari sekarang, ini akan tampak jelas," tutur dia. Bagaimana menurut Anda? Setujukan dengan inovasi ini? ** (SS)


 

SHARE