Bagaimana Hadapi Pekerjaan Dadakan Saat Liburan? | Male Indonesia - Men in Life Men in Style
Bagaimana Hadapi Pekerjaan Dadakan Saat Liburan?
Sopan Sopian | Works

Pekerjaan dadakan saat liburan bisa dibilang akan sangat mengganggu. Apalagi liburan yang sedang Anda lakukan adalah liburan yang telah direncakan jauh-jauh hari bersama teman-teman. Rasanya kenikmatan yang telah disiapkan sirna seketika.

pekerjaan dadakan, liburan

 

Steven Zwerink/Flickr.com

Tidak ada yang bisa dilakukan selain mengeluh ketika surat elektronik atau surel (email) mendadak masuk ke email Anda dan isinya berasal dari atasan. Di tambah lagi, pekerjaan dadakan tersebut harus diselesaikan dalam waktu liburan Anda.

Baca Juga: Radical Candor untuk Kenyamanan Lingkungan Kerja

Menggerutu bukanlah jalan terbaik Anda. Karena selain akan merusak mood, pekerjaan dadakan juga akan dikerjakan seadanya. Untuk bisa tetap berkesan saat liburan dan dapat menyelesaikan pekerjaan dadakan dengan baik, Anda bisa melakukan hal berikut ini.

1. Balasan Otomatis
Pertimbangkan untuk memanfaatkan teknologi bawaan dari penyedia jasa surel. Aktifkanlah sistem balasan otomatis yang berisi Anda sedang berada di luar jangkauan pekerjaan dan baru bisa kembali dihubungi pada waktu tertentu. Cara ini dapat membantu Anda terbebas dari pekerjaan dan bisa mengonfirmasi langsung orang tersebut.

2. Jangan Sungkan Untuk Menolak
Jangan sungkan untuk menolak berbagai permintaan pekerjaan, apalagi jika tujuan liburan Anda adalah untuk rehat dari pekerjaan. Katakan bahwa Anda tidak bersedia melakukannya karena berbagai alasan, seperti tidak tersedia akses internet, tidak membawa laptop, atau masih ada orang lain yang bisa menangani pekerjaan tersebut.

3. Orang yang Menggantikan Anda Benar-benar Mengerti
Saat mengajukan cuti Anda biasanya akan ditanya untuk pengalihan tugas sementara. Pastikan orang yang ditunjuk sudah mengerti pekerjaan yang harus ia tangani selama Anda pergi. Jadi liburan tetap terkendali tanpa campur tangan pekerjaan.

4. Bicarakan Pada Atasan
Sebelum memasuki masa cuti, bicarakan secara jelas pada atasan bahwa Anda akan melakukan liburan. Beritahu batasan yang Anda harapkan dalam liburan ini, misalnya tidak ingin diganggu dengan hadirnya surel berisi pekerjaan secara tiba-tiba. Tegaskan pula bahwa pada liburan Anda tidak akan membawa laptop, sehingga pekerjaan baru bisa diselesaikan saat kembali masuk kerja.

5. Jangan Tinggalkan Tugas Sebelum Cuti
Anda sebaiknya menyelesaikan semua pekerjaan sebelum liburan tiba. Jangan sampai tenggat waktu yang diberikan menjadi terabaikan hanya karena terburu-buru mengambil jatah cuti. Kondisi ini tidak hanya merepotkan perusahaan tetapi juga merugikan waktu liburan Anda. ** (SS)


 

SHARE